SulawesiPos.com – Tren investasi aset digital yang dipadukan dengan kepemilikan emas fisik terus berkembang di Indonesia.
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis blockchain, aspek keamanan dan keaslian produk menjadi perhatian utama.
PERURI dan PT Smart Billionare Indonesia (SBI) resmi menjalin kerja sama untuk mencetak koin emas fisik IDN Gold yang terhubung dengan ekosistem aset digital berbasis blockchain.
Kolaborasi tersebut ditandai melalui penandatanganan kerja sama di Kantor PERURI, Jakarta.
Direktur Utama PERURI, Dwina Septiani Wijaya, mengatakan aspek keamanan dan kepercayaan publik menjadi faktor penting dalam perkembangan industri digital.
“PERURI bangga dapat berkolaborasi menghadirkan koin emas IDN Gold dengan kualitas dan fitur sekuriti tinggi,” ujarnya, dikutip dari JawaPos, Sabtu (23/5/2026).
Melalui kerja sama ini, SBI mengintegrasikan ekosistem aset digital IDN Gold dengan kemampuan PERURI dalam bidang pencetakan logam berharga dan dokumen sekuriti.
Sebagai perusahaan negara yang memproduksi uang logam rupiah, PERURI disebut memiliki kemampuan high security printing and minting yang digunakan untuk memastikan kualitas produk.
Setiap koin emas IDN Gold juga dibekali teknologi invisible ink untuk meminimalkan risiko pemalsuan sekaligus memberikan jaminan autentikasi produk di pasar.
Dwina menyebut sistem keamanan berlapis menjadi bagian penting untuk menjaga keaslian logam berharga.
Investor Dapat Menebus Emas Fisik
Sementara itu, Direktur Utama SBI, Jeremy Siregar, mengatakan seluruh aset emas yang tersedia di platform IDN Gold dicetak secara eksklusif oleh PERURI dalam bentuk koin fisik.
“Aset emas pada IDN Gold nyata dan dapat ditebus dalam bentuk koin emas fisik,” katanya.
Jeremy menjelaskan koin emas tersedia dalam empat pilihan ukuran, yaitu 1 gram, 2 gram, 5 gram, dan 10 gram.
Menurutnya, keberadaan koin fisik tersebut ditujukan untuk meningkatkan rasa aman bagi trader maupun investor yang bertransaksi di ekosistem IDN Gold.
Saat ini, IDN Gold juga tersedia di pasar Bi-Finance dan Coinstore, serta telah terintegrasi dengan jaringan Sui dan tercatat di decentralized exchange (DEX).

