Dorong Ekonomi Desa, Presiden Prabowo Targetkan 25.000 Koperasi Desa Merah Putih Rampung Dalam 3 Bulan

SulawesiPos.com – Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan lebih dari 25.000 Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia dalam waktu singkat, yakni sekitar dua hingga tiga bulan.

Target tersebut disampaikan saat acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).

“Sebentar lagi kita akan resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih. Kemungkinan, dua tiga minggu lagi. Sesudah itu, dua sampai tiga bulan lagi kita akan resmikan lebih dari 25.000 koperasi,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa koperasi yang dibangun bukan sekadar entitas administratif, melainkan lembaga fisik dengan fasilitas pendukung yang memadai.

Setiap unit koperasi dirancang memiliki gudang penyimpanan, fasilitas pendingin, hingga kendaraan operasional untuk menunjang distribusi barang.

“Coba dibuka dalam sejarah, saya minta buka dalam sejarah dunia, ada nggak 25 ribu, atau 30 ribu koperasi bisa dibangun dan diselesaikan dalam satu tahun,” ujar Prabowo.

Bagian dari Strategi Nasional

Program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif strategis pemerintah yang diluncurkan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.

BACA JUGA: 
Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow, Seskab Teddy: Bahas Kerja Sama Energi dan Geopolitik dengan Putin

Secara keseluruhan, program ini menargetkan pembentukan hingga 80.000 koperasi di berbagai wilayah Indonesia, terutama di pedesaan.

Kehadiran koperasi ini dirancang sebagai agregator ekonomi desa dengan sistem tata kelola berbasis digital.

Salah satu tujuan utama program ini adalah memotong rantai distribusi pangan yang panjang, sehingga harga kebutuhan pokok dapat lebih terjangkau bagi masyarakat.

Selain itu, koperasi juga akan menyediakan berbagai layanan, mulai dari simpan pinjam, distribusi pupuk, hingga pembangunan fasilitas cold storage bagi nelayan.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong kemandirian desa sekaligus mempercepat tercapainya kedaulatan pangan dan energi nasional.

SulawesiPos.com – Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan lebih dari 25.000 Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia dalam waktu singkat, yakni sekitar dua hingga tiga bulan.

Target tersebut disampaikan saat acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).

“Sebentar lagi kita akan resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih. Kemungkinan, dua tiga minggu lagi. Sesudah itu, dua sampai tiga bulan lagi kita akan resmikan lebih dari 25.000 koperasi,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa koperasi yang dibangun bukan sekadar entitas administratif, melainkan lembaga fisik dengan fasilitas pendukung yang memadai.

Setiap unit koperasi dirancang memiliki gudang penyimpanan, fasilitas pendingin, hingga kendaraan operasional untuk menunjang distribusi barang.

“Coba dibuka dalam sejarah, saya minta buka dalam sejarah dunia, ada nggak 25 ribu, atau 30 ribu koperasi bisa dibangun dan diselesaikan dalam satu tahun,” ujar Prabowo.

Bagian dari Strategi Nasional

Program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif strategis pemerintah yang diluncurkan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.

BACA JUGA: 
Prabowo Terima Wakil PM Australia Richard Marles di Kertanegara, Bahas Kerja Sama Pertahanan

Secara keseluruhan, program ini menargetkan pembentukan hingga 80.000 koperasi di berbagai wilayah Indonesia, terutama di pedesaan.

Kehadiran koperasi ini dirancang sebagai agregator ekonomi desa dengan sistem tata kelola berbasis digital.

Salah satu tujuan utama program ini adalah memotong rantai distribusi pangan yang panjang, sehingga harga kebutuhan pokok dapat lebih terjangkau bagi masyarakat.

Selain itu, koperasi juga akan menyediakan berbagai layanan, mulai dari simpan pinjam, distribusi pupuk, hingga pembangunan fasilitas cold storage bagi nelayan.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong kemandirian desa sekaligus mempercepat tercapainya kedaulatan pangan dan energi nasional.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru