Veda Ega Pratama Bidik Kebangkitan di Moto3 Ceko, Selisih 1 Poin dari Lima Besar

Sulawesipos.com – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama menatap balapan Moto3 Republik Ceko 2026 di Sirkuit Brno, 19-21 Juni, dengan peluang memperbaiki posisi di klasemen sementara. Pembalap muda Indonesia itu berada di peringkat keenam dengan 71 poin, hanya tertinggal satu angka dari pembalap Spanyol Brian Uriarte di posisi kelima.

Seri Ceko menjadi kesempatan penting bagi Veda Pratama untuk kembali ke jalur poin setelah pada balapan sebelumnya di Hungaria finis di posisi ke-16.

Hasil itu membuat pembalap Honda Team Asia tersebut gagal menambah poin, meski posisinya di papan atas klasemen masih relatif kuat.

Berdasarkan daftar klasemen sementara, Veda Pratama menempati posisi keenam di bawah Brian Uriarte yang mengoleksi 72 poin.

Di atas mereka, David Almansa berada di posisi keempat dengan 76 poin, sedangkan Marco Morelli menempati peringkat ketiga dengan 77 poin.

Peluang Veda Pratama menembus lima besar masih terbuka

Peluang Veda Pratama menembus lima besar klasemen Moto3 2026 masih terbuka karena jaraknya sangat tipis.

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Lolos Langsung ke Q2 Meski Kesulitan Taklukkan Sirkuit Moto3 Amerika

Dengan selisih satu poin dari Uriarte, hasil positif di Brno bisa langsung mengangkat posisinya apabila pesaing terdekat kehilangan poin.

Jarak Veda Pratama dengan posisi tiga besar juga belum terlalu jauh dalam konteks persaingan musim berjalan.

Veda Pratama terpaut enam poin dari Marco Morelli, sehingga seri Ceko dapat menjadi momentum penting untuk menjaga asa bersaing di papan atas.

Namun, tantangan Veda Pratama tidak ringan karena Sirkuit Brno menjadi lintasan baru baginya di kalender Moto3.

Adaptasi sejak sesi latihan bebas akan menentukan peluangnya dalam kualifikasi dan balapan utama akhir pekan ini.

Rangkaian Moto3 Republik Ceko dijadwalkan dimulai Jumat (19/6/2026) dengan sesi latihan bebas pertama dan latihan. Kualifikasi berlangsung Sabtu (20/6/2026), sementara balapan utama digelar Minggu (21/6/2026).

Veda Pratama Datang sebagai Pembalap Indonesia Pembuat Sejarah

Veda Pratama datang ke Brno dengan status penting bagi balap motor Indonesia setelah mencatat sejarah pada awal musim ini.

BACA JUGA:  Misi Bangkit di Jerez! Veda Ega Pratama Unjuk Gigi di Sesi Latihan Moto3 Spanyol 2026

Laman resmi MotoGP menyebut Veda menjadi pembalap Indonesia pertama yang finis di podium Grand Prix prototype.

Sejarah itu tercipta saat Veda finis ketiga pada Grand Prix Brasil 2026 di kelas Moto3. Capaian tersebut membuat namanya semakin diperhitungkan sebagai salah satu talenta muda Asia yang tampil menonjol di level Kejuaraan Dunia.

MotoGP dalam profil resminya menulis Veda lahir di Wonosari, Gunungkidul, pada 23 November 2008.

Pada musim 2026, ia memperkuat Honda Team Asia dan menggunakan nomor balap 9 di kelas Moto3.

Perjalanan Veda menuju panggung dunia juga mendapat perhatian karena ia tumbuh dari jalur pembinaan balap Asia.

Sebelum tampil penuh di Moto3, Veda dikenal melalui kiprahnya di ajang pengembangan pembalap muda seperti Asia Talent Cup.

Brno Jadi Ujian Adaptasi Veda Pratama Setelah Hasil Sulit di Hungaria

Balapan di Brno akan menjadi ujian adaptasi berikutnya bagi Veda setelah menghadapi akhir pekan sulit di Hungaria.

BACA JUGA:  Jadwal Lengkap MotoGP Italia 2026: Kualifikasi hingga Main Race

Pada seri sebelumnya, lintasan Balaton Park juga menjadi tantangan baru dan Veda Pratama harus puas finis di luar zona poin.

Kondisi itu membuat sesi latihan di Republik Ceko menjadi fase penting bagi Veda Pratama untuk memahami karakter lintasan, titik pengereman, dan ritme balap.

Semakin cepat Veda Pratama menemukan setelan motor yang tepat, semakin besar peluangnya bersaing sejak kualifikasi.

Selain faktor adaptasi, tekanan persaingan papan atas juga akan menjadi ujian tersendiri.
Para pembalap di sekitar posisi Veda Pratama memiliki selisih poin rapat, sehingga satu hasil buruk atau satu finis kuat dapat mengubah susunan klasemen secara signifikan.

Dalam profil MotoGP, Veda Pratama pernah menyampaikan ambisi besarnya sebagai pembalap Indonesia.

“I want to be the first Indonesian MotoGP rider and become World Champion,” kata Veda, seperti dikutip dari laman resmi MotoGP.

Moto3 Ceko pun menjadi salah satu panggung penting bagi Veda untuk membuktikan konsistensi setelah awal musim yang mencuri perhatian.*

Sulawesipos.com – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama menatap balapan Moto3 Republik Ceko 2026 di Sirkuit Brno, 19-21 Juni, dengan peluang memperbaiki posisi di klasemen sementara. Pembalap muda Indonesia itu berada di peringkat keenam dengan 71 poin, hanya tertinggal satu angka dari pembalap Spanyol Brian Uriarte di posisi kelima.

Seri Ceko menjadi kesempatan penting bagi Veda Pratama untuk kembali ke jalur poin setelah pada balapan sebelumnya di Hungaria finis di posisi ke-16.

Hasil itu membuat pembalap Honda Team Asia tersebut gagal menambah poin, meski posisinya di papan atas klasemen masih relatif kuat.

Berdasarkan daftar klasemen sementara, Veda Pratama menempati posisi keenam di bawah Brian Uriarte yang mengoleksi 72 poin.

Di atas mereka, David Almansa berada di posisi keempat dengan 76 poin, sedangkan Marco Morelli menempati peringkat ketiga dengan 77 poin.

Peluang Veda Pratama menembus lima besar masih terbuka

Peluang Veda Pratama menembus lima besar klasemen Moto3 2026 masih terbuka karena jaraknya sangat tipis.

BACA JUGA:  Mengapa Veda Pratama Loyo di Balapan Awal tapi Langsung Gacor Saat Restart, Ini Penjelasannya

Dengan selisih satu poin dari Uriarte, hasil positif di Brno bisa langsung mengangkat posisinya apabila pesaing terdekat kehilangan poin.

Jarak Veda Pratama dengan posisi tiga besar juga belum terlalu jauh dalam konteks persaingan musim berjalan.

Veda Pratama terpaut enam poin dari Marco Morelli, sehingga seri Ceko dapat menjadi momentum penting untuk menjaga asa bersaing di papan atas.

Namun, tantangan Veda Pratama tidak ringan karena Sirkuit Brno menjadi lintasan baru baginya di kalender Moto3.

Adaptasi sejak sesi latihan bebas akan menentukan peluangnya dalam kualifikasi dan balapan utama akhir pekan ini.

Rangkaian Moto3 Republik Ceko dijadwalkan dimulai Jumat (19/6/2026) dengan sesi latihan bebas pertama dan latihan. Kualifikasi berlangsung Sabtu (20/6/2026), sementara balapan utama digelar Minggu (21/6/2026).

Veda Pratama Datang sebagai Pembalap Indonesia Pembuat Sejarah

Veda Pratama datang ke Brno dengan status penting bagi balap motor Indonesia setelah mencatat sejarah pada awal musim ini.

BACA JUGA:  Misi Bangkit di Jerez! Veda Ega Pratama Unjuk Gigi di Sesi Latihan Moto3 Spanyol 2026

Laman resmi MotoGP menyebut Veda menjadi pembalap Indonesia pertama yang finis di podium Grand Prix prototype.

Sejarah itu tercipta saat Veda finis ketiga pada Grand Prix Brasil 2026 di kelas Moto3. Capaian tersebut membuat namanya semakin diperhitungkan sebagai salah satu talenta muda Asia yang tampil menonjol di level Kejuaraan Dunia.

MotoGP dalam profil resminya menulis Veda lahir di Wonosari, Gunungkidul, pada 23 November 2008.

Pada musim 2026, ia memperkuat Honda Team Asia dan menggunakan nomor balap 9 di kelas Moto3.

Perjalanan Veda menuju panggung dunia juga mendapat perhatian karena ia tumbuh dari jalur pembinaan balap Asia.

Sebelum tampil penuh di Moto3, Veda dikenal melalui kiprahnya di ajang pengembangan pembalap muda seperti Asia Talent Cup.

Brno Jadi Ujian Adaptasi Veda Pratama Setelah Hasil Sulit di Hungaria

Balapan di Brno akan menjadi ujian adaptasi berikutnya bagi Veda setelah menghadapi akhir pekan sulit di Hungaria.

BACA JUGA:  Ini Nyata Bukan Ilusi, Veda Ega Pratama Melibas Pembalap Senior dan Raih Podium Moto3 Brazil

Pada seri sebelumnya, lintasan Balaton Park juga menjadi tantangan baru dan Veda Pratama harus puas finis di luar zona poin.

Kondisi itu membuat sesi latihan di Republik Ceko menjadi fase penting bagi Veda Pratama untuk memahami karakter lintasan, titik pengereman, dan ritme balap.

Semakin cepat Veda Pratama menemukan setelan motor yang tepat, semakin besar peluangnya bersaing sejak kualifikasi.

Selain faktor adaptasi, tekanan persaingan papan atas juga akan menjadi ujian tersendiri.
Para pembalap di sekitar posisi Veda Pratama memiliki selisih poin rapat, sehingga satu hasil buruk atau satu finis kuat dapat mengubah susunan klasemen secara signifikan.

Dalam profil MotoGP, Veda Pratama pernah menyampaikan ambisi besarnya sebagai pembalap Indonesia.

“I want to be the first Indonesian MotoGP rider and become World Champion,” kata Veda, seperti dikutip dari laman resmi MotoGP.

Moto3 Ceko pun menjadi salah satu panggung penting bagi Veda untuk membuktikan konsistensi setelah awal musim yang mencuri perhatian.*

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru