24 C
Makassar
3 February 2026, 5:02 AM WITA

Pemprov Sulsel Gas Perbaikan Jalan di Luwu Raya, Tujuh Ruas Masuk Tahap Lelang

Overview

  • Pemprov Sulsel tengah memproses dua paket perbaikan jalan di Luwu Raya yang mencakup tujuh ruas strategis lintas kabupaten dan kota.

  • Proyek perbaikan tersebut masih berada pada tahap lelang dan ditargetkan dapat mulai dikerjakan pada akhir Februari 2026.

  • Selain itu, Pemprov Sulsel bersama KemenPU juga menyiapkan perbaikan akses jalan menuju Kecamatan Seko guna meningkatkan konektivitas wilayah terpencil.

SulawesiPos.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menggenjot peningkatan kualitas infrastruktur jalan di wilayah Luwu Raya.

Melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel, dua paket proyek perbaikan jalan saat ini tengah diproses dan ditargetkan segera masuk tahap pekerjaan fisik.

Salah satu paket yang kini berjalan adalah paket VI perbaikan jalan, yang berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) mencakup tujuh ruas strategis lintas kabupaten dan kota.

Tujuh ruas jalan yang masuk dalam paket ini antara lain ruas Batas Kabupaten Toraja Utara–Pantilang–Buasepanjang 3 kilometer dan Tedong Bonga–Buntao–Batas Kabupaten Luwu sepanjang 25,96 kilometer.

Selain itu, terdapat ruas Pantilang–Bonglo–Batas Kota Palopo sepanjang 17,43 kilometer serta Batas Kabupaten Luwu–Latuppa dengan panjang 5,17 kilometer.

Baca Juga: 
Profil Luwu Raya, Dari Pusat Kerajaan Luwu hingga Isu Provinsi Baru

Sementara di wilayah Kota Palopo, perbaikan akan dilakukan pada tiga ruas jalan, yakni Jalan Samiun sepanjang 0,25 kilometer, Jalan Opu Tosappaile sepanjang 1,35 kilometer, dan Jalan Pong Simpin sepanjang 4,82 kilometer.

Kepala Dinas BMBK Sulsel, Andi Ihsan, mengungkapkan bahwa proses lelang paket VI saat ini masih berada pada tahap pembukaan dokumen.

Ia berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga pengerjaan fisik dapat segera dimulai.

“Informasi terakhir sementara pembukaan dokumen lelang. Insyaallah dipercepat, mudah-mudahan bisa dikerjakan akhir Februari,” ujar Andi Ihsan.

Untuk mempercepat realisasi proyek, pihaknya terus menjalin koordinasi intensif dengan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Pemprov Sulsel.

Overview

  • Pemprov Sulsel tengah memproses dua paket perbaikan jalan di Luwu Raya yang mencakup tujuh ruas strategis lintas kabupaten dan kota.

  • Proyek perbaikan tersebut masih berada pada tahap lelang dan ditargetkan dapat mulai dikerjakan pada akhir Februari 2026.

  • Selain itu, Pemprov Sulsel bersama KemenPU juga menyiapkan perbaikan akses jalan menuju Kecamatan Seko guna meningkatkan konektivitas wilayah terpencil.

SulawesiPos.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menggenjot peningkatan kualitas infrastruktur jalan di wilayah Luwu Raya.

Melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel, dua paket proyek perbaikan jalan saat ini tengah diproses dan ditargetkan segera masuk tahap pekerjaan fisik.

Salah satu paket yang kini berjalan adalah paket VI perbaikan jalan, yang berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) mencakup tujuh ruas strategis lintas kabupaten dan kota.

Tujuh ruas jalan yang masuk dalam paket ini antara lain ruas Batas Kabupaten Toraja Utara–Pantilang–Buasepanjang 3 kilometer dan Tedong Bonga–Buntao–Batas Kabupaten Luwu sepanjang 25,96 kilometer.

Selain itu, terdapat ruas Pantilang–Bonglo–Batas Kota Palopo sepanjang 17,43 kilometer serta Batas Kabupaten Luwu–Latuppa dengan panjang 5,17 kilometer.

Baca Juga: 
Pemkab Bone Gelar Lomba Lorong dan Dusun Bugiz, Bupati Siapkan Hadiah Menarik

Sementara di wilayah Kota Palopo, perbaikan akan dilakukan pada tiga ruas jalan, yakni Jalan Samiun sepanjang 0,25 kilometer, Jalan Opu Tosappaile sepanjang 1,35 kilometer, dan Jalan Pong Simpin sepanjang 4,82 kilometer.

Kepala Dinas BMBK Sulsel, Andi Ihsan, mengungkapkan bahwa proses lelang paket VI saat ini masih berada pada tahap pembukaan dokumen.

Ia berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga pengerjaan fisik dapat segera dimulai.

“Informasi terakhir sementara pembukaan dokumen lelang. Insyaallah dipercepat, mudah-mudahan bisa dikerjakan akhir Februari,” ujar Andi Ihsan.

Untuk mempercepat realisasi proyek, pihaknya terus menjalin koordinasi intensif dengan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Pemprov Sulsel.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/