SulawesiPos.com – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Nonaktif, Immanuel Ebenezer alias Noel, membuat pengakuan mengejutkan saat menghadapi sidang dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/1/2026).
Dalam persidangan, Noel menyebut keterlibatan satu partai politik berinisial “K” dalam dugaan kasus pemerasan. Namun, ia enggan mengungkap identitas lengkap atau ciri khas partai tersebut.
“Tadi kan sudah ada K-nya kan, enggak mau saya, enggak mau bilang ada parlemen atau enggak,” kata Noel.
“Partainya ada K-nya. Nah. Cukup itu saja dulu,” imbuh dia.
Selain itu, Noel juga menyebut adanya satu organisasi masyarakat (ormas) nonagama yang ikut terlibat.
“Ormasnya, ormas bukan berbasis agama,” ujarnya, tanpa merinci lebih lanjut.
Daftar Partai dengan Huruf “K”
Berdasarkan data KPU peserta pemilu 2024, terdapat empat partai politik dengan huruf “K” dalam nama resmi atau kepanjangannya:
- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
- Partai Golongan Karya (Golkar)
- Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
- Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
OTT KPK Disebut Tipu-Tipu
Noel juga menanggapi operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menjeratnya. Ia membantah menerima uang hasil pemerasan dan menilai OTT tersebut sebagai strategi untuk menekan karakternya.
“Yang paling mudah, ya gunakanlah diksi OTT, Operasi Tipu-Tipu. Gitu. OTT itu Operasi Tipu-Tipu,” ujarnya.

