Warga Keluhkan Pemadaman Bergilir, Appi Langsung Undang Manajemen PLN ke Balai Kota Bahas Solusi

SulawesiPos.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bergerak cepat menindaklanjuti aspirasi dan keluhan warga terkait pemadaman listrik bergilir yang dilakukan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (PLN UID Sulselrabar).

Keluhan masyarakat tersebut kemudian ditindaklanjuti Munafri dengan memanggil pihak manajemen PLN UID Sulselrabar untuk melakukan audiensi di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (1/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, hadir bersama jajaran manajemen PLN untuk membahas kondisi kelistrikan di Kota Makassar, termasuk penyebab terjadinya pemadaman bergilir serta langkah penanganan yang dilakukan.

Munafri mengatakan, dirinya menerima sejumlah laporan dan keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik yang terjadi sejak Senin sore.

Apalagi berdasarkan informasi yang diterimanya, pemadaman masih akan berlangsung di sejumlah Kecamatan di dalam Kota dalam beberapa hari ke depan.

“Adanya pemadaman bergilir dilakukan PLN di Kota Makassar, sejak Senin sore hingga beberapa hari ke depan. Banyak warga menyampaikan keluhan sehingga saya tindak lanjuti ke pihak yang berwenang,” ujar Munafri.

BACA JUGA:  Rekor Baru! Stok Beras RI Tembus 4,5 Juta Ton, Gudang Sampai Tak Muat

“Kami ingin mengetahui mendengarkan penjelasan, dan kami meminta cepat dicarikan solusi,” sambung Appi.

Pemadaman bergilir tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat di Kota Makassar yang setiap hari bergantung pada pasokan listrik, mulai dari aktivitas rumah tangga, pelaku usaha, pelayanan publik, hingga berbagai kegiatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pemadaman listrik dalam durasi yang cukup panjang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Terlebih, listrik saat ini menjadi salah satu kebutuhan utama yang menopang hampir seluruh aktivitas warga dan dunia usaha.

Karena itu, ia meminta PLN segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat penanganan persoalan kelistrikan sehingga kondisi di lapangan dapat kembali normal.

“Saya akan bantu komunikasikan dengan pihak bertugas di Unit PLN yang mengalami kendala (Jeneponto), untuk penanganan gangguan listrik,” tuturnya.

“Perlu ada pepastian agar segera diatasi supaya kembali normal,” tambah Ketua IKA FH Unhas itu.

Munafri menilai, keberadaan pasokan listrik yang stabil menjadi faktor penting dalam menunjang aktivitas masyarakat dan perekonomian Kota Makassar.

BACA JUGA:  Appi Pangkas Anggaran Rp60 Miliar di 2026, Perjalanan Dinas dan Randis Jadi Sasaran

Ia berharap persoalan yang menyebabkan terjadinya pemadaman bergilir dapat segera diketahui dan ditangani, sehingga masyarakat tidak terus-menerus dibebani dengan gangguan pasokan listrik.

SulawesiPos.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bergerak cepat menindaklanjuti aspirasi dan keluhan warga terkait pemadaman listrik bergilir yang dilakukan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (PLN UID Sulselrabar).

Keluhan masyarakat tersebut kemudian ditindaklanjuti Munafri dengan memanggil pihak manajemen PLN UID Sulselrabar untuk melakukan audiensi di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (1/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, hadir bersama jajaran manajemen PLN untuk membahas kondisi kelistrikan di Kota Makassar, termasuk penyebab terjadinya pemadaman bergilir serta langkah penanganan yang dilakukan.

Munafri mengatakan, dirinya menerima sejumlah laporan dan keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik yang terjadi sejak Senin sore.

Apalagi berdasarkan informasi yang diterimanya, pemadaman masih akan berlangsung di sejumlah Kecamatan di dalam Kota dalam beberapa hari ke depan.

“Adanya pemadaman bergilir dilakukan PLN di Kota Makassar, sejak Senin sore hingga beberapa hari ke depan. Banyak warga menyampaikan keluhan sehingga saya tindak lanjuti ke pihak yang berwenang,” ujar Munafri.

BACA JUGA:  Appi Turun Langsung ke Lapangan! Suntik Semangat PSM Jelang Laga Krusial vs PSIM

“Kami ingin mengetahui mendengarkan penjelasan, dan kami meminta cepat dicarikan solusi,” sambung Appi.

Pemadaman bergilir tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat di Kota Makassar yang setiap hari bergantung pada pasokan listrik, mulai dari aktivitas rumah tangga, pelaku usaha, pelayanan publik, hingga berbagai kegiatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pemadaman listrik dalam durasi yang cukup panjang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Terlebih, listrik saat ini menjadi salah satu kebutuhan utama yang menopang hampir seluruh aktivitas warga dan dunia usaha.

Karena itu, ia meminta PLN segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat penanganan persoalan kelistrikan sehingga kondisi di lapangan dapat kembali normal.

“Saya akan bantu komunikasikan dengan pihak bertugas di Unit PLN yang mengalami kendala (Jeneponto), untuk penanganan gangguan listrik,” tuturnya.

“Perlu ada pepastian agar segera diatasi supaya kembali normal,” tambah Ketua IKA FH Unhas itu.

Munafri menilai, keberadaan pasokan listrik yang stabil menjadi faktor penting dalam menunjang aktivitas masyarakat dan perekonomian Kota Makassar.

BACA JUGA:  Rekor Baru! Stok Beras RI Tembus 4,5 Juta Ton, Gudang Sampai Tak Muat

Ia berharap persoalan yang menyebabkan terjadinya pemadaman bergilir dapat segera diketahui dan ditangani, sehingga masyarakat tidak terus-menerus dibebani dengan gangguan pasokan listrik.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru