Pria 28 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Pasar Terong Makassar, Polisi Amankan Terduga Pelaku

SulawesiPos.com — Seorang pria berinisial MA (28) ditemukan tewas bersimbah darah di sekitar Pasar Terong, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (30/8/2026) malam.

Polisi yang menerima informasi mengenai kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi. Saat petugas tiba, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Kanit Reskrim Polsek Bontoala, Iptu Abdul Latif, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.15 WITA.

“Kejadiannya kurang lebih 21.15 Wita. Korban pria berinisial MA berusia 28 tahun,” ujar Abdul Latif kepada wartawan, Minggu (30/8/2026).
Menurut polisi, MA ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dan tergeletak di lantai bawah sebuah indekos.

“Saat kami datang sudah dalam kondisi meninggal dunia di lokasi dengan kondisi bersimbah darah,” katanya.

Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Dalam penanganan awal kasus tersebut, polisi telah mengamankan seorang terduga pelaku.

Terduga pelaku dibawa ke Polsek Bontoala untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih mendalami kejadian tersebut, termasuk mencari tahu penyebab dan motif di balik dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKN Unhas yang Dievakuasi di Goa Kalibbong Pangkep Sudah Membaik

“Untuk terduga pelaku sudah kami amankan ke Polsek Bontoala,” ungkap Abdul Latif.
Polisi belum membeberkan secara rinci identitas terduga pelaku maupun hubungan antara korban dan orang yang diamankan tersebut.

Polisi Olah TKP

Setelah kejadian, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi dan barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Polsek Bontoala melakukan olah TKP bersama Tim Identifikasi Polrestabes Makassar.

“Kami masih melakukan olah TKP di lokasi bersama Identifikasi Polrestabes Makassar kemudian akan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk divisum,” pungkas Abdul Latif.

Jenazah MA selanjutnya direncanakan dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk menjalani pemeriksaan medis atau visum.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap kronologi kejadian dan motif di balik dugaan tindak kekerasan tersebut.

Polisi juga masih memeriksa terduga pelaku dan sejumlah informasi yang diperoleh dari lokasi kejadian untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan MA meninggal dunia.

BACA JUGA:  Aksi Tembak-tembakan Omega di Makassar Ganggu Ketertiban, Wali Kota Appi: Ini Tak Boleh Dibiarkan

SulawesiPos.com — Seorang pria berinisial MA (28) ditemukan tewas bersimbah darah di sekitar Pasar Terong, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (30/8/2026) malam.

Polisi yang menerima informasi mengenai kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi. Saat petugas tiba, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Kanit Reskrim Polsek Bontoala, Iptu Abdul Latif, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.15 WITA.

“Kejadiannya kurang lebih 21.15 Wita. Korban pria berinisial MA berusia 28 tahun,” ujar Abdul Latif kepada wartawan, Minggu (30/8/2026).
Menurut polisi, MA ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dan tergeletak di lantai bawah sebuah indekos.

“Saat kami datang sudah dalam kondisi meninggal dunia di lokasi dengan kondisi bersimbah darah,” katanya.

Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Dalam penanganan awal kasus tersebut, polisi telah mengamankan seorang terduga pelaku.

Terduga pelaku dibawa ke Polsek Bontoala untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih mendalami kejadian tersebut, termasuk mencari tahu penyebab dan motif di balik dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

BACA JUGA:  Sedan Terobos Lampu Merah di Makassar, Tabrak Minibus hingga Terpental ke Pembatas Jalan

“Untuk terduga pelaku sudah kami amankan ke Polsek Bontoala,” ungkap Abdul Latif.
Polisi belum membeberkan secara rinci identitas terduga pelaku maupun hubungan antara korban dan orang yang diamankan tersebut.

Polisi Olah TKP

Setelah kejadian, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi dan barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Polsek Bontoala melakukan olah TKP bersama Tim Identifikasi Polrestabes Makassar.

“Kami masih melakukan olah TKP di lokasi bersama Identifikasi Polrestabes Makassar kemudian akan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk divisum,” pungkas Abdul Latif.

Jenazah MA selanjutnya direncanakan dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk menjalani pemeriksaan medis atau visum.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap kronologi kejadian dan motif di balik dugaan tindak kekerasan tersebut.

Polisi juga masih memeriksa terduga pelaku dan sejumlah informasi yang diperoleh dari lokasi kejadian untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan MA meninggal dunia.

BACA JUGA:  Penumpang KM Binaya Rute Makassar-Labuan Bajo Hilang, Diduga Lompat ke Laut Flores

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru