“Perlu normal. PLN ini menunjang aktivitas masyarakat,” katanya.
Setelah mengetahui penyebab pemadaman bergilir, faktor utama bukan karena faktor El-nino. Appi meminta kesiapan PLN terkait persoalan ketersediaan sumber energi yang menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan ke depan.
Menurutnya, kondisi pasokan energi perlu diantisipasi, terutama ketika terjadi penurunan sumber energi tertentu yang dapat berpengaruh terhadap kemampuan pembangkit dalam memasok kebutuhan listrik.
Ia memperkirakan, apabila kondisi sumber energi seperti ketersediaan air mengalami penurunan, kapasitas pasokan listrik juga dapat ikut terdampak.
Munafri menilai, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar sistem kelistrikan tidak hanya mengandalkan satu sumber energi.
Menurutnya, diperlukan penguatan sistem melalui optimalisasi sejumlah pembangkit yang tersedia.
“Mestinya masih ada sekitar 30 persen. Karena ada beberapa pembangkit yang bisa ditambahkan barangnya di sistem,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Munafri meminta agar proses penanganan dilakukan secepat mungkin dan masyarakat mendapatkan kepastian mengenai kondisi pasokan listrik.
Ia menekankan, pemerintah kota membutuhkan koordinasi yang jelas dengan PLN sehingga apabila terjadi gangguan atau pemeliharaan jaringan, dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.
“Kami dari Pemerintah, berharap PLN bisa mencari solusi seceptnya agar pemadaman bergilir ini tidak berlangsung lama,” pungkas Munafri.
Pada kesempatan ini, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (PLN UID Sulselrabar), Edyansyah, memastikan kondisi sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar) masih dalam kondisi terkendali.
Edyansyah menyampaikan langsung perkembangan dan kondisi sistem kelistrikan di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar.
“Tadi, kami juga melaporkan kondisi sistem kelistrikan yang ada di Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat,” kata Edyansyah.
Menurutnya, PLN sejauh ini masih berupaya menjaga kontinuitas pasokan listrik agar tetap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Namun, dalam satu hingga dua hari terakhir, PLN menghadapi persoalan tambahan akibat adanya pemeliharaan pada salah satu pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang berada di IPP Jeneponto.

