SulawesiPos.com – Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menerima kunjungan kerja Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan di Rumah Jabatan Bupati Bone, Jalan Petta Ponggawae, Selasa 23/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bone dan DPRD Sulsel dalam mendorong pembangunan ekonomi serta memastikan program strategis daerah berjalan optimal.
Rombongan Komisi B DPRD Sulsel dipimpin Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Mahmud, didampingi sejumlah anggota Komisi B yakni Andi Irwan Wirasasti SH, Andi Isman Padjalangi, H Suriyadi Buhari, dan Sulfikar Limolang.
Dalam kesempatan itu, Bupati Bone memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah, termasuk pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone yang menunjukkan tren positif.
Ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Bone mengalami peningkatan signifikan dari 5,4 persen menjadi 7,8 persen.
“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Bone dari 5,4 persen meningkat menjadi 7,8 persen. Ini merupakan hasil kerja bersama, dukungan DPRD, serta sinergi yang baik dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Kami terus mendorong sektor pertanian, UMKM, dan pembangunan infrastruktur agar manfaat pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Andi Asman.
Selain membahas perkembangan ekonomi daerah, pertemuan juga menyoroti dua agenda penting, yakni Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2025 serta kondisi penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Bone.
Bupati Bone menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi BPK serta memperkuat pengawasan tata kelola pupuk subsidi demi mendukung produktivitas sektor pertanian.
“Pupuk merupakan kebutuhan dasar petani. Kita tidak boleh lengah. Pemerintah Kabupaten Bone bersama Komisi B DPRD Sulsel akan terus mengawal distribusinya agar petani tidak mengalami kesulitan, terutama saat memasuki musim tanam,” tegasnya.
Komisi B DPRD Sulsel memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Bone, khususnya dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dan upaya memastikan ketersediaan pupuk subsidi bagi petani.
Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Mahmud menegaskan, capaian Pemerintah Kabupaten Bone yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 7,8 persen, menunjukkan adanya kerja keras dan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh pemangku kepentingan.
Bone lanjutnya, memiliki potensi besar, terutama di sektor pertanian dan UMKM. Olehnya itu, Ia berharap capaian ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.”
“Terkait pupuk subsidi, Komisi B DPRD Sulsel akan terus melakukan pengawasan agar distribusinya berjalan sesuai aturan. Petani harus mendapatkan haknya dengan mudah, tepat waktu, dan sesuai harga yang ditetapkan pemerintah. Sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian Sulawesi Selatan, sehingga harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.
Anggota Komisi B DPRD Sulsel Andi Irwan Wirasasti menegaskan, Kabupaten Bone merupakan salah satu daerah strategis penyangga ketahanan pangan di Sulawesi Selatan.
“Karena itu, kami melihat pentingnya menjaga kesinambungan program-program yang mendukung produktivitas petani, termasuk memastikan ketersediaan pupuk subsidi dan dukungan infrastruktur pertanian,” tukasnya.
“Kami juga mengapresiasi komitmen Bupati Bone dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang baik serta menindaklanjuti rekomendasi BPK. Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD Provinsi harus terus diperkuat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bone,” tutupnya. (kar)


