Persib Bungkam Persija 2-1! Adam Alis Jadi Mimpi Buruk Macan Kemayoran di El Clasico Indonesia

SulawesiPos.com – Duel panas antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di pekan ke-32 Super League 2025/2026 berlangsung sengit dan penuh tensi tinggi di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).

Dalam pertandingan bertajuk “El Clasico Indonesia” tersebut, Persib sukses membawa pulang kemenangan dramatis dengan skor akhir 2-1.

Laga ini menjadi sorotan besar publik sepak bola nasional karena mempertemukan dua rival abadi Indonesia yang sama-sama sedang bersaing di papan atas klasemen.

Persib datang dengan status pemuncak klasemen, sementara Persija terus membayangi demi menjaga peluang juara musim ini.

Persija Jakarta sebenarnya tampil meyakinkan sejak menit awal pertandingan.

Macan Kemayoran langsung mengambil inisiatif serangan dan mampu memberikan tekanan kepada lini belakang Maung Bandung.

Atmosfer pertandingan juga terasa panas dengan duel keras dan tempo cepat sejak peluit pertama dibunyikan.

Keunggulan Persija akhirnya tercipta pada menit ke-20 lewat aksi Alaeddine Ajaraie.

Penyerang andalan Persija tersebut sukses memanfaatkan celah di pertahanan Persib setelah menerima umpan matang dari lini tengah.

BACA JUGA: 
Persib Bandung Buka Negosiasi dengan Eks Pemain PSG Layvin Kurzawa

Tendangan terukurnya gagal dihentikan kiper Persib dan membuat Persija unggul 1-0.

Gol tersebut membuat stadion bergemuruh. Para pendukung Persija yang hadir di Samarinda langsung memberikan dukungan penuh kepada tim kesayangan mereka.

Setelah unggul, Persija terus mencoba menekan dan nyaris menggandakan keunggulan melalui beberapa peluang berbahaya.

Namun Persib Bandung menunjukkan mental juara yang luar biasa.

Tim asuhan Bojan Hodak tetap tenang dan perlahan mulai menguasai jalannya pertandingan.

Kebangkitan Maung Bandung dimulai pada menit ke-28 lewat gol Adam Alis.

Mantan pemain Persija itu berhasil mencetak gol penyeimbang setelah memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti.

Tendangannya yang keras tidak mampu dibendung penjaga gawang Persija sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin panas.

Kedua tim saling jual beli serangan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Persib yang mulai menemukan ritme permainan akhirnya berhasil membalikkan keadaan menjelang akhir babak pertama.

Pada menit ke-38, Adam Alis kembali menjadi pembeda.

BACA JUGA: 
Persebaya vs PSM Makassar: Rekor H2H Ketat, Bajul Ijo Lebih Stabil di Klasemen

Gelandang kreatif Persib itu sukses mencetak gol keduanya melalui penyelesaian tenangnya setelah menerima umpan matang dari sisi kanan serangan.

Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Persib Bandung.

Memasuki babak kedua, Persija mencoba bangkit dan tampil lebih agresif demi mengejar ketertinggalan.

Rizky Ridho dan Rayhan Hannan beberapa kali membantu serangan dari lini kedua, sementara Gustavo Almeida terus berusaha membongkar pertahanan Persib.

Akan tetapi, lini belakang Persib tampil sangat disiplin.

Federico Barba dan rekan-rekannya mampu meredam tekanan Persija hingga laga memasuki menit-menit akhir.

Beberapa peluang emas Macan Kemayoran juga gagal dimaksimalkan menjadi gol penyama kedudukan.

Pertandingan semakin memanas menjelang akhir laga.

Beberapa kali terjadi pelanggaran keras dan adu argumen antarpemain yang menunjukkan tingginya tensi rivalitas dua tim besar Indonesia tersebut.

Meski begitu, pertandingan tetap berjalan kompetitif hingga peluit panjang dibunyikan.

Skor 2-1 untuk kemenangan Persib Bandung akhirnya bertahan sampai akhir pertandingan.

Hasil ini membuat Maung Bandung semakin kokoh di papan atas klasemen sekaligus memperpanjang tren positif atas Persija Jakarta dalam beberapa pertemuan terakhir.

BACA JUGA: 
Posisi PSM Makassar di Klasemen BRI Liga 1 Jadi Sorotan, Juku Eja Dituntut Bangkit

Bagi Persib, kemenangan ini terasa spesial karena diraih dalam laga sarat gengsi melawan rival utama mereka.

Sosok Adam Alis pun menjadi pahlawan kemenangan sekaligus mimpi buruk bagi mantan timnya setelah mencetak dua gol penentu kemenangan.

Sementara bagi Persija Jakarta, kekalahan ini menjadi pukulan telak dalam persaingan perebutan gelar Super League 2025/2026.

Peluang juara Macan Kemayoran peluang semakin tipis setelah kalah dari Maung Bandung.

SulawesiPos.com – Duel panas antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di pekan ke-32 Super League 2025/2026 berlangsung sengit dan penuh tensi tinggi di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).

Dalam pertandingan bertajuk “El Clasico Indonesia” tersebut, Persib sukses membawa pulang kemenangan dramatis dengan skor akhir 2-1.

Laga ini menjadi sorotan besar publik sepak bola nasional karena mempertemukan dua rival abadi Indonesia yang sama-sama sedang bersaing di papan atas klasemen.

Persib datang dengan status pemuncak klasemen, sementara Persija terus membayangi demi menjaga peluang juara musim ini.

Persija Jakarta sebenarnya tampil meyakinkan sejak menit awal pertandingan.

Macan Kemayoran langsung mengambil inisiatif serangan dan mampu memberikan tekanan kepada lini belakang Maung Bandung.

Atmosfer pertandingan juga terasa panas dengan duel keras dan tempo cepat sejak peluit pertama dibunyikan.

Keunggulan Persija akhirnya tercipta pada menit ke-20 lewat aksi Alaeddine Ajaraie.

Penyerang andalan Persija tersebut sukses memanfaatkan celah di pertahanan Persib setelah menerima umpan matang dari lini tengah.

BACA JUGA: 
Kericuhan Pecah di Luar Indomilk Arena Usai Laga Persita vs Persija, Diduga Dipicu Provokasi Oknum

Tendangan terukurnya gagal dihentikan kiper Persib dan membuat Persija unggul 1-0.

Gol tersebut membuat stadion bergemuruh. Para pendukung Persija yang hadir di Samarinda langsung memberikan dukungan penuh kepada tim kesayangan mereka.

Setelah unggul, Persija terus mencoba menekan dan nyaris menggandakan keunggulan melalui beberapa peluang berbahaya.

Namun Persib Bandung menunjukkan mental juara yang luar biasa.

Tim asuhan Bojan Hodak tetap tenang dan perlahan mulai menguasai jalannya pertandingan.

Kebangkitan Maung Bandung dimulai pada menit ke-28 lewat gol Adam Alis.

Mantan pemain Persija itu berhasil mencetak gol penyeimbang setelah memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti.

Tendangannya yang keras tidak mampu dibendung penjaga gawang Persija sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin panas.

Kedua tim saling jual beli serangan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Persib yang mulai menemukan ritme permainan akhirnya berhasil membalikkan keadaan menjelang akhir babak pertama.

Pada menit ke-38, Adam Alis kembali menjadi pembeda.

BACA JUGA: 
PSM Makassar Terpuruk! Tiga Kekalahan Beruntun Jadi Alarm Bahaya di Liga

Gelandang kreatif Persib itu sukses mencetak gol keduanya melalui penyelesaian tenangnya setelah menerima umpan matang dari sisi kanan serangan.

Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Persib Bandung.

Memasuki babak kedua, Persija mencoba bangkit dan tampil lebih agresif demi mengejar ketertinggalan.

Rizky Ridho dan Rayhan Hannan beberapa kali membantu serangan dari lini kedua, sementara Gustavo Almeida terus berusaha membongkar pertahanan Persib.

Akan tetapi, lini belakang Persib tampil sangat disiplin.

Federico Barba dan rekan-rekannya mampu meredam tekanan Persija hingga laga memasuki menit-menit akhir.

Beberapa peluang emas Macan Kemayoran juga gagal dimaksimalkan menjadi gol penyama kedudukan.

Pertandingan semakin memanas menjelang akhir laga.

Beberapa kali terjadi pelanggaran keras dan adu argumen antarpemain yang menunjukkan tingginya tensi rivalitas dua tim besar Indonesia tersebut.

Meski begitu, pertandingan tetap berjalan kompetitif hingga peluit panjang dibunyikan.

Skor 2-1 untuk kemenangan Persib Bandung akhirnya bertahan sampai akhir pertandingan.

Hasil ini membuat Maung Bandung semakin kokoh di papan atas klasemen sekaligus memperpanjang tren positif atas Persija Jakarta dalam beberapa pertemuan terakhir.

BACA JUGA: 
Dimentori Calvin Verdonk, Doni Tri Pamungkas Termotivasi Tembus Eropa

Bagi Persib, kemenangan ini terasa spesial karena diraih dalam laga sarat gengsi melawan rival utama mereka.

Sosok Adam Alis pun menjadi pahlawan kemenangan sekaligus mimpi buruk bagi mantan timnya setelah mencetak dua gol penentu kemenangan.

Sementara bagi Persija Jakarta, kekalahan ini menjadi pukulan telak dalam persaingan perebutan gelar Super League 2025/2026.

Peluang juara Macan Kemayoran peluang semakin tipis setelah kalah dari Maung Bandung.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru