Atletico Madrid Dipermalukan Celta Vigo! Gol Borja Iglesias Bungkam Metropolitano

SulawesiPos.com – Atletico Madrid harus menelan kekalahan mengejutkan saat menjamu Celta Vigo dalam lanjutan La Liga musim 2025/2026.

Bermain di Riyadh Air Metropolitano, pasukan Diego Simeone tumbang dengan skor tipis 0-1 lewat gol tunggal Borja Iglesias pada babak kedua.

Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Atletico Madrid yang sebelumnya berusaha bangkit setelah tersingkir dari semifinal Liga Champions beberapa hari lalu.

Dukungan penuh suporter di kandang sendiri ternyata belum cukup untuk membantu Los Colchoneros meraih poin penuh.

Sejak menit awal pertandingan, Atletico Madrid tampil agresif dengan mengambil alih penguasaan bola.

Ademola Lookman menjadi pemain yang paling aktif di lini depan dan beberapa kali merepotkan pertahanan Celta Vigo.

Bahkan pada menit ke-12, Atletico hampir membuka keunggulan ketika tembakan Alex Baena membentur tiang gawang.

Meski terus menyerang, Atletico kesulitan menembus rapatnya pertahanan Celta Vigo yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.

Tim tamu memilih bermain lebih bertahan sambil menunggu peluang serangan balik cepat melalui Borja Iglesias dan Williot Swedberg.

BACA JUGA: 
Atletico Madrid Mengamuk! Sorloth Borong Gol, Club Brugge Tersingkir Dramatis di Liga Champions

Celta Vigo perlahan mulai menemukan ritme permainan setelah mampu meredam tekanan tuan rumah.

Lini tengah mereka tampil cukup solid dalam memutus aliran bola Atletico Madrid.

Babak pertama pun berakhir tanpa gol meski Atletico mendominasi jalannya pertandingan.

Memasuki babak kedua, Diego Simeone mencoba meningkatkan daya serang timnya dengan melakukan beberapa pergantian pemain.

Namun justru Celta Vigo yang berhasil mencuri gol lebih dulu pada menit ke-62.

Gol kemenangan tim tamu lahir melalui kerja sama cepat di sisi kiri pertahanan Atletico.

Williot Swedberg mengirim umpan matang kepada Borja Iglesias yang sukses menaklukkan Jan Oblak lewat penyelesaian tenang di depan gawang.

Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Celta Vigo.

Gol tersebut membuat suasana stadion mendadak hening.

Atletico Madrid berusaha merespons cepat dengan meningkatkan intensitas serangan.

Antoine Griezmann, Alexander Sorloth, hingga Marcos Llorente terus mencoba membongkar pertahanan Celta Vigo.

Namun hingga menit-menit akhir pertandingan, Atletico gagal mencetak gol penyeimbang.

BACA JUGA: 
Girona Bungkam Barcelona 2-1, Penalti Lamine Yamal Gagal Jadi Titik Balik

Beberapa peluang emas yang mereka ciptakan masih belum mampu dikonversi menjadi gol.

Penampilan solid lini belakang Celta Vigo menjadi kunci keberhasilan mereka mencuri tiga poin penting dari markas Atletico.

Statistik pertandingan memperlihatkan dominasi Atletico Madrid dalam penguasaan bola dan jumlah peluang.

Namun efektivitas menjadi pembeda utama dalam laga ini.

Celta Vigo tampil lebih tenang dan mampu memaksimalkan kesempatan terbaik mereka menjadi gol kemenangan.

Kekalahan ini membuat Atletico Madrid tetap tertahan di posisi empat klasemen sementara La Liga dengan 63 poin.

Posisi mereka mulai mendapat tekanan dari tim-tim di bawah yang terus mendekat menjelang akhir musim.

Sementara itu, kemenangan besar ini menjaga asa Celta Vigo untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan.

Tambahan tiga poin membuat mereka semakin kokoh di posisi enam klasemen sementara La Liga dan memperbesar peluang lolos ke Liga Europa musim depan.

Pelatih Diego Simeone mengaku kecewa dengan hasil pertandingan tersebut.

BACA JUGA: 
Misi Penentuan di Metropolitano! Atletico Madrid vs Club Brugge Berebut Tiket 16 Besar Liga Champions

Ia menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik, tetapi kurang efektif dalam penyelesaian akhir.

Simeone juga menyoroti jadwal padat yang membuat kondisi fisik pemain belum sepenuhnya pulih setelah laga berat di Liga Champions.

Di sisi lain, kemenangan ini menjadi bukti bahwa Celta Vigo layak diperhitungkan musim ini.

Disiplin bertahan dan efektivitas serangan balik membuat mereka mampu mengejutkan salah satu tim kuat La Liga di kandangnya sendiri.

Hasil ini sekaligus memperpanjang tren negatif Atletico Madrid setelah gagal meraih kemenangan dalam laga penting beberapa pekan terakhir.

Tekanan terhadap Simeone pun mulai meningkat seiring inkonsistensi performa tim menjelang akhir musim.

Bagi Celta Vigo, kemenangan di Metropolitano menjadi salah satu hasil terbaik mereka musim ini.

Borja Iglesias tampil sebagai pahlawan setelah gol tunggalnya sukses membawa pulang tiga poin berharga dari markas Atletico Madrid.

SulawesiPos.com – Atletico Madrid harus menelan kekalahan mengejutkan saat menjamu Celta Vigo dalam lanjutan La Liga musim 2025/2026.

Bermain di Riyadh Air Metropolitano, pasukan Diego Simeone tumbang dengan skor tipis 0-1 lewat gol tunggal Borja Iglesias pada babak kedua.

Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Atletico Madrid yang sebelumnya berusaha bangkit setelah tersingkir dari semifinal Liga Champions beberapa hari lalu.

Dukungan penuh suporter di kandang sendiri ternyata belum cukup untuk membantu Los Colchoneros meraih poin penuh.

Sejak menit awal pertandingan, Atletico Madrid tampil agresif dengan mengambil alih penguasaan bola.

Ademola Lookman menjadi pemain yang paling aktif di lini depan dan beberapa kali merepotkan pertahanan Celta Vigo.

Bahkan pada menit ke-12, Atletico hampir membuka keunggulan ketika tembakan Alex Baena membentur tiang gawang.

Meski terus menyerang, Atletico kesulitan menembus rapatnya pertahanan Celta Vigo yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.

Tim tamu memilih bermain lebih bertahan sambil menunggu peluang serangan balik cepat melalui Borja Iglesias dan Williot Swedberg.

BACA JUGA: 
Pesta Gol Barcelona! Raphinha Hattrick Penalti, Sevilla Dihajar 5-2 di Camp Nou

Celta Vigo perlahan mulai menemukan ritme permainan setelah mampu meredam tekanan tuan rumah.

Lini tengah mereka tampil cukup solid dalam memutus aliran bola Atletico Madrid.

Babak pertama pun berakhir tanpa gol meski Atletico mendominasi jalannya pertandingan.

Memasuki babak kedua, Diego Simeone mencoba meningkatkan daya serang timnya dengan melakukan beberapa pergantian pemain.

Namun justru Celta Vigo yang berhasil mencuri gol lebih dulu pada menit ke-62.

Gol kemenangan tim tamu lahir melalui kerja sama cepat di sisi kiri pertahanan Atletico.

Williot Swedberg mengirim umpan matang kepada Borja Iglesias yang sukses menaklukkan Jan Oblak lewat penyelesaian tenang di depan gawang.

Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Celta Vigo.

Gol tersebut membuat suasana stadion mendadak hening.

Atletico Madrid berusaha merespons cepat dengan meningkatkan intensitas serangan.

Antoine Griezmann, Alexander Sorloth, hingga Marcos Llorente terus mencoba membongkar pertahanan Celta Vigo.

Namun hingga menit-menit akhir pertandingan, Atletico gagal mencetak gol penyeimbang.

BACA JUGA: 
Girona Bungkam Barcelona 2-1, Penalti Lamine Yamal Gagal Jadi Titik Balik

Beberapa peluang emas yang mereka ciptakan masih belum mampu dikonversi menjadi gol.

Penampilan solid lini belakang Celta Vigo menjadi kunci keberhasilan mereka mencuri tiga poin penting dari markas Atletico.

Statistik pertandingan memperlihatkan dominasi Atletico Madrid dalam penguasaan bola dan jumlah peluang.

Namun efektivitas menjadi pembeda utama dalam laga ini.

Celta Vigo tampil lebih tenang dan mampu memaksimalkan kesempatan terbaik mereka menjadi gol kemenangan.

Kekalahan ini membuat Atletico Madrid tetap tertahan di posisi empat klasemen sementara La Liga dengan 63 poin.

Posisi mereka mulai mendapat tekanan dari tim-tim di bawah yang terus mendekat menjelang akhir musim.

Sementara itu, kemenangan besar ini menjaga asa Celta Vigo untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan.

Tambahan tiga poin membuat mereka semakin kokoh di posisi enam klasemen sementara La Liga dan memperbesar peluang lolos ke Liga Europa musim depan.

Pelatih Diego Simeone mengaku kecewa dengan hasil pertandingan tersebut.

BACA JUGA: 
Atletico Madrid Mengamuk! Sorloth Borong Gol, Club Brugge Tersingkir Dramatis di Liga Champions

Ia menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik, tetapi kurang efektif dalam penyelesaian akhir.

Simeone juga menyoroti jadwal padat yang membuat kondisi fisik pemain belum sepenuhnya pulih setelah laga berat di Liga Champions.

Di sisi lain, kemenangan ini menjadi bukti bahwa Celta Vigo layak diperhitungkan musim ini.

Disiplin bertahan dan efektivitas serangan balik membuat mereka mampu mengejutkan salah satu tim kuat La Liga di kandangnya sendiri.

Hasil ini sekaligus memperpanjang tren negatif Atletico Madrid setelah gagal meraih kemenangan dalam laga penting beberapa pekan terakhir.

Tekanan terhadap Simeone pun mulai meningkat seiring inkonsistensi performa tim menjelang akhir musim.

Bagi Celta Vigo, kemenangan di Metropolitano menjadi salah satu hasil terbaik mereka musim ini.

Borja Iglesias tampil sebagai pahlawan setelah gol tunggalnya sukses membawa pulang tiga poin berharga dari markas Atletico Madrid.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru