Calon Jemaah Haji Asal Mamuju Wafat usai Dirawat di Makassar karena Gangguan Pernapasan

SulawesiPos.com – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar mengabarkan seorang calon jemaah haji asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, meninggal dunia usai menjalani perawatan medis di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.

“Calon haji bernama Syamsuddin P Launang (56) itu sebelumnya sempat sesak saat berada di Asrama Haji Sudiang, Makassar. Namun kondisi kesehatannya menurun, sehingga harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif,” kata Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ikbal Ismail di Makassar, Rabu.

Ikbal mengungkapkan almarhum hanya mendapat penanganan medis sekitar tujuh jam sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter.

Gangguan pernapasan disebut menjadi penyebab wafatnya calon jemaah haji tersebut.

Saat meninggal dunia, almarhum didampingi anggota keluarga. Jenazah kemudian dipulangkan ke kampung halamannya di Mamuju untuk dimakamkan.

PPIH Embarkasi Makassar juga memastikan nomor porsi haji milik almarhum tetap berlaku dan tidak hangus.

Hak keberangkatan itu nantinya akan dialihkan kepada ahli waris dan direncanakan masuk dalam kuota haji tahun 2027.

BACA JUGA: 
Temui Calon Jemaah Haji di Makassar, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Pastikan Layanan Optimal

Tambah Daftar Jemaah Wafat Musim Haji 2026

Meninggalnya calon haji asal Mamuju itu menambah jumlah jemaah Embarkasi Makassar yang wafat pada penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Sebelumnya, calon jemaah haji asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, juga dilaporkan meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi, tidak lama setelah tiba di Tanah Suci.

Di sisi lain, proses pemberangkatan jemaah calon haji melalui Embarkasi Makassar masih terus berjalan.

Hingga awal Mei 2026, ribuan calon haji telah diterbangkan ke Arab Saudi melalui sejumlah kelompok terbang atau kloter.

Embarkasi Makassar diketahui melayani keberangkatan calon haji dari delapan provinsi di kawasan timur Indonesia, mencakup wilayah Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

SulawesiPos.com – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar mengabarkan seorang calon jemaah haji asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, meninggal dunia usai menjalani perawatan medis di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.

“Calon haji bernama Syamsuddin P Launang (56) itu sebelumnya sempat sesak saat berada di Asrama Haji Sudiang, Makassar. Namun kondisi kesehatannya menurun, sehingga harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif,” kata Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ikbal Ismail di Makassar, Rabu.

Ikbal mengungkapkan almarhum hanya mendapat penanganan medis sekitar tujuh jam sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter.

Gangguan pernapasan disebut menjadi penyebab wafatnya calon jemaah haji tersebut.

Saat meninggal dunia, almarhum didampingi anggota keluarga. Jenazah kemudian dipulangkan ke kampung halamannya di Mamuju untuk dimakamkan.

PPIH Embarkasi Makassar juga memastikan nomor porsi haji milik almarhum tetap berlaku dan tidak hangus.

Hak keberangkatan itu nantinya akan dialihkan kepada ahli waris dan direncanakan masuk dalam kuota haji tahun 2027.

BACA JUGA: 
Temui Calon Jemaah Haji di Makassar, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Pastikan Layanan Optimal

Tambah Daftar Jemaah Wafat Musim Haji 2026

Meninggalnya calon haji asal Mamuju itu menambah jumlah jemaah Embarkasi Makassar yang wafat pada penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Sebelumnya, calon jemaah haji asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, juga dilaporkan meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi, tidak lama setelah tiba di Tanah Suci.

Di sisi lain, proses pemberangkatan jemaah calon haji melalui Embarkasi Makassar masih terus berjalan.

Hingga awal Mei 2026, ribuan calon haji telah diterbangkan ke Arab Saudi melalui sejumlah kelompok terbang atau kloter.

Embarkasi Makassar diketahui melayani keberangkatan calon haji dari delapan provinsi di kawasan timur Indonesia, mencakup wilayah Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru