SulawesiPos.com – Sebanyak 15 korban meninggal dunia dalam kecelakaan tabrakan kereta api di Bekasi Timur telah berhasil diidentifikasi.
Proses identifikasi dilakukan oleh tim gabungan di sejumlah rumah sakit di Bekasi dan Jakarta.
Insiden terjadi pada Senin malam (27/4/2026) sekitar pukul 20.55 WIB, saat KA Argo Bromo Anggrek bertabrakan dengan KRL di area stasiun.
Peristiwa ini menimbulkan korban jiwa dan menjadi perhatian luas masyarakat.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya, Kombes Pol dr. Martinus Ginting, memastikan jumlah korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut mencapai 15 orang.
“Iya, ada 15 korban meninggal dunia,” kata Martinus Ginting kepada wartawan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (29/4/2026).
Identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan data fisik, dokumen pribadi, serta pencocokan dengan pihak keluarga.
Sebagian besar korban teridentifikasi di RS Polri Kramat Jati, sementara lainnya tersebar di beberapa rumah sakit di wilayah Bekasi.
Berikut daftar nama korban berdasarkan lokasi identifikasi:
RS Polri Kramat Jati:
- Tutik Anitasari (31)
- Harum Anjasari (27)
- Nur Alimantun Citra Lestari (19)
- Farida Utami (50)
- Vica Acnia Fratiwi (23)
- Ida Nuraida (48)
- Gita Septia Wardany (20)
- Fatmawati Rahmayani (29)
- Arinjani Novita Sari (25)
- Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32)
RSUD Kota Bekasi:
- Nuryati (41)
- Nurlaela (39)
- Enggar Retno Krisjayanti (35)
RS Bella Bekasi:
- Ristuti Tustirahato
RS Mitra Keluarga Bekasi Timur:
- Adelia Rifani

