SulawesiPos.com – Penemuan cadangan gas alam besar di Sumur Geliga-1, Blok Ganal lepas pantai Kalimantan Timur, menjadi perhatian nasional.
Potensi sumber daya tersebut diperkirakan mencapai 5 triliun kaki kubik (Tcf) gas bumi dan 300 juta barel minyak setara kondensat.
Temuan ini disebut sebagai salah satu penemuan migas terbesar dalam beberapa dekade terakhir dan memperkuat posisi Indonesia dalam sektor energi.
Wakil Ketua DPR RI Bidang Ekonomi dan Keuangan, Sari Yuliati, menilai penemuan ini menjadi bukti bahwa kebijakan percepatan eksplorasi yang dijalankan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah berada di jalur yang tepat.
“Penemuan gas jumbo di Kalimantan Timur menunjukkan bahwa arah kebijakan percepatan eksplorasi dan penguatan cadangan migas sudah berjalan tepat. Ini adalah bukti nyata bahwa komitmen pemerintah untuk memperkuat kemandirian energi bangsa mulai membuahkan hasil,” ujarnya.
Sari juga menyoroti pentingnya pemanfaatan gas bumi sebagai energi transisi dalam menuju target Net Zero Emission 2060.
Menurutnya, pengembangan cadangan gas harus selaras dengan agenda energi hijau agar tidak hanya memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan energi nasional.
“Penyelarasan pengembangan gas jumbo dengan agenda transisi energi hijau dan target Net Zero Emission 2060 adalah langkah yang tepat,” ucapnya.
Tekankan Manfaat bagi Daerah Penghasil
Selain aspek energi, DPR juga menekankan pentingnya keadilan bagi daerah penghasil.
Pengembangan Blok Ganal diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat lokal, khususnya melalui peningkatan infrastruktur dan layanan publik.
Sari menegaskan bahwa pendapatan dari sektor migas harus dikelola secara transparan dan berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah penghasil.
DPR menyatakan akan terus mengawal kebijakan sektor energi agar berjalan tepat sasaran melalui sinergi dengan pemerintah.
Dengan pendekatan kolaboratif dan berorientasi pada kepentingan rakyat, penemuan gas di Blok Ganal diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kemandirian energi nasional sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.

