Mentan Amran Respons Cepat Usulan Inkoppas untuk Perkuat Distribusi Pangan di Pasar Rakyat

SulawesiPos.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menunjukkan respons cepat terhadap berbagai masukan dari pelaku distribusi pangan di pasar rakyat.

Dalam pertemuan dengan jajaran Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (13/3/2026), Mentan Amran langsung menindaklanjuti sejumlah usulan untuk memperkuat peran koperasi pedagang pasar dalam menjaga kelancaran distribusi pangan.

Dalam pertemuan tersebut, Mentan Amran menegaskan pentingnya memperkuat jaringan distribusi pangan hingga tingkat pasar rakyat. Keterlibatan koperasi pedagang pasar dinilai strategis karena memiliki jaringan luas dan berhubungan langsung dengan pedagang serta konsumen.

Sekretaris Umum Inkoppas, Andrian Lamemuhar, menyampaikan usulan agar koperasi pedagang pasar kembali dilibatkan secara lebih langsung dalam mekanisme distribusi pangan dari BUMN.

Menurutnya, koperasi memiliki kemampuan membantu pembiayaan pedagang sehingga distribusi barang dapat berjalan lebih cepat.

“Sekarang karena disuruh ke pengecer kembali, agak sulit para anggota kami, karena pengecer itu kan belum tentu mempunyai modal untuk membeli barang. Kalau dulu Inkoppas di tahun 1996 kita bisa ngambil dulu dari Bulog kemudian kita banjiri sehingga barang murah. Sekarang dengan langsung ke pengecer kadang-kadang pengecer kesulitan dan kadang-kadang mereka ada yang punya biaya dan gak, lari ke koperasi,” kata Andrian.

Baca Juga: 
Pengamat Sebut Mentan Amran Sulaiman Jadi Eksekutor Paling Ngegas Jalankan Visi Prabowo

Ia menambahkan bahwa koperasi pedagang pasar sebelumnya juga pernah menjadi garda terdepan dalam membantu penyaluran berbagai komoditas pangan ke pasar rakyat sehingga mampu menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Inkoppas yang membawahi lebih dari 2.000 koperasi pedagang pasar yang tersebar di berbagai daerah dan menjadi wadah bagi para pedagang dalam memperkuat akses distribusi pangan.

Menanggapi masukan tersebut, Mentan Amran langsung menghubungi Dirut Bulog agar dilakukan penyesuaian. Menurut Andrian, Mentan Amran memberikan respons sangat cepat terhadap berbagai masukan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

“Pak Menteri luar biasa. Responsnya cepat banget, extra. Baru kali ini melihat Menteri secepat itu. Luar biasa, kita sangat terharu,” ungkapnya.

Ia menilai langkah cepat Mentan Amran menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di pasar rakyat melalui kolaborasi dengan pelaku distribusi di lapangan.

“Di bawah kepimpinan Pak Menteri Amran, alhamdulillah gak ada keluhan pedagang pasar. Saya harap dengan kerja kerasnya Pak Mentan, kita bisa kolaborasi dengan baik,” ucapnya.

Baca Juga: 
MUI Dukung Mentan Amran Berantas Mafia Pangan, KH Anwar Iskandar: Sejalan dengan Ajaran Islam

Kolaborasi antara pemerintah dan koperasi pedagang pasar ini diharapkan semakin memperkuat distribusi pangan nasional sekaligus memastikan pasokan pangan dapat menjangkau masyarakat dengan lebih cepat dan efisien.

SulawesiPos.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menunjukkan respons cepat terhadap berbagai masukan dari pelaku distribusi pangan di pasar rakyat.

Dalam pertemuan dengan jajaran Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (13/3/2026), Mentan Amran langsung menindaklanjuti sejumlah usulan untuk memperkuat peran koperasi pedagang pasar dalam menjaga kelancaran distribusi pangan.

Dalam pertemuan tersebut, Mentan Amran menegaskan pentingnya memperkuat jaringan distribusi pangan hingga tingkat pasar rakyat. Keterlibatan koperasi pedagang pasar dinilai strategis karena memiliki jaringan luas dan berhubungan langsung dengan pedagang serta konsumen.

Sekretaris Umum Inkoppas, Andrian Lamemuhar, menyampaikan usulan agar koperasi pedagang pasar kembali dilibatkan secara lebih langsung dalam mekanisme distribusi pangan dari BUMN.

Menurutnya, koperasi memiliki kemampuan membantu pembiayaan pedagang sehingga distribusi barang dapat berjalan lebih cepat.

“Sekarang karena disuruh ke pengecer kembali, agak sulit para anggota kami, karena pengecer itu kan belum tentu mempunyai modal untuk membeli barang. Kalau dulu Inkoppas di tahun 1996 kita bisa ngambil dulu dari Bulog kemudian kita banjiri sehingga barang murah. Sekarang dengan langsung ke pengecer kadang-kadang pengecer kesulitan dan kadang-kadang mereka ada yang punya biaya dan gak, lari ke koperasi,” kata Andrian.

Baca Juga: 
Pengamat Sebut Mentan Amran Sulaiman Jadi Eksekutor Paling Ngegas Jalankan Visi Prabowo

Ia menambahkan bahwa koperasi pedagang pasar sebelumnya juga pernah menjadi garda terdepan dalam membantu penyaluran berbagai komoditas pangan ke pasar rakyat sehingga mampu menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Inkoppas yang membawahi lebih dari 2.000 koperasi pedagang pasar yang tersebar di berbagai daerah dan menjadi wadah bagi para pedagang dalam memperkuat akses distribusi pangan.

Menanggapi masukan tersebut, Mentan Amran langsung menghubungi Dirut Bulog agar dilakukan penyesuaian. Menurut Andrian, Mentan Amran memberikan respons sangat cepat terhadap berbagai masukan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

“Pak Menteri luar biasa. Responsnya cepat banget, extra. Baru kali ini melihat Menteri secepat itu. Luar biasa, kita sangat terharu,” ungkapnya.

Ia menilai langkah cepat Mentan Amran menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di pasar rakyat melalui kolaborasi dengan pelaku distribusi di lapangan.

“Di bawah kepimpinan Pak Menteri Amran, alhamdulillah gak ada keluhan pedagang pasar. Saya harap dengan kerja kerasnya Pak Mentan, kita bisa kolaborasi dengan baik,” ucapnya.

Baca Juga: 
Minyak Goreng Tak Boleh Langka dan Mahal, Indonesia Produsen Utama Sawit Dunia

Kolaborasi antara pemerintah dan koperasi pedagang pasar ini diharapkan semakin memperkuat distribusi pangan nasional sekaligus memastikan pasokan pangan dapat menjangkau masyarakat dengan lebih cepat dan efisien.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru