30 C
Makassar
5 March 2026, 17:49 PM WITA

Baksos IKA Unhas Sudah Jangkau Gowa-Bantaeng, Poppy Rusdi: Kita Segera Sambangi Bone

SulawesiPos.com – Ikatan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas) terus menyalurkan bantuan beras bagi masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Bakti Sosial (Baksos) IKA Unhas selama Ramadhan 2026.

Hari ini, Kamis (5/3/2026), IKA Unhas kembali menyalurkan beras kemasan 5 kg serta uang tunai khusus untuk para driver ojek online di AAS Building, Jl. Urip Sumoharjo No.3, Makassar.

Bantuan ini merupakan sumbangan pribadi dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebesar total 100 ton, yang disalurkan melalui program Baksos IKA Unhas.

Bendahara Panitia Baksos IKA Unhas sekaligus Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel, Poppy Rusdi, menyatakan kegiatan ini telah menjangkau beberapa daerah di Sulsel.

“Sampai hari ini kegiatan baksos IKA unhas itu sudah mencapai beberapa daerah seperti Gowa, Makassar, dan Bantaeng, kedepannya kita juga akan menuju Bone dan sekitarnya,” ujar Poppy kepada SulawesiPos.com.

Foto bersama IKA Unhas dan driver ojek online dalam penyaluran beras program Baksos IKA Unhas.
Foto bersama IKA Unhas dan driver ojek online dalam penyaluran beras program Baksos IKA Unhas.

Hingga Kamis (5/3), ratusan penerima manfaat telah mendapatkan bantuan, tidak hanya para driver ojek online, tetapi juga anak yatim piatu dan dhuafa.

“Hari ini, kita sudah meng-cover sekian ratus penerima manfaat yang terdiri dari kaum miskin kota, disabilitas, dan juga anak yatim piatu serta dhuafa,” kata dia.

Selain menyalurkan beras, Bakti Sosial juga memberikan bantuan biaya kepada pasien rumah sakit yang kurang mampu dan tidak ditanggung oleh asuransi.

“Ada juga dua rumah sakit yang kita cover yaitu rumah sakit, salah satu rumah sakit di Gowa, dan salah satu rumah sakit di Daya. Kita berkunjung untuk mengunjungi pasien-pasien yang butuh perhatian lebih dari kita, terkhusus untuk anak-anak dan yang tidak mampu, dan yang tidak ter-cover oleh asuransi,” jelasnya.

Poppy berharap kegiatan ini akan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang dengan bantuan dari berbagai pihak terkait.

“Kita berharap ke depannya kegiatan ini akan berkesinambungan sampai tahun-tahun ke depannya, mohon bantuan dari teman-teman semuanya,” tutupnya.

SulawesiPos.com – Ikatan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas) terus menyalurkan bantuan beras bagi masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Bakti Sosial (Baksos) IKA Unhas selama Ramadhan 2026.

Hari ini, Kamis (5/3/2026), IKA Unhas kembali menyalurkan beras kemasan 5 kg serta uang tunai khusus untuk para driver ojek online di AAS Building, Jl. Urip Sumoharjo No.3, Makassar.

Bantuan ini merupakan sumbangan pribadi dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebesar total 100 ton, yang disalurkan melalui program Baksos IKA Unhas.

Bendahara Panitia Baksos IKA Unhas sekaligus Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel, Poppy Rusdi, menyatakan kegiatan ini telah menjangkau beberapa daerah di Sulsel.

“Sampai hari ini kegiatan baksos IKA unhas itu sudah mencapai beberapa daerah seperti Gowa, Makassar, dan Bantaeng, kedepannya kita juga akan menuju Bone dan sekitarnya,” ujar Poppy kepada SulawesiPos.com.

Foto bersama IKA Unhas dan driver ojek online dalam penyaluran beras program Baksos IKA Unhas.
Foto bersama IKA Unhas dan driver ojek online dalam penyaluran beras program Baksos IKA Unhas.

Hingga Kamis (5/3), ratusan penerima manfaat telah mendapatkan bantuan, tidak hanya para driver ojek online, tetapi juga anak yatim piatu dan dhuafa.

“Hari ini, kita sudah meng-cover sekian ratus penerima manfaat yang terdiri dari kaum miskin kota, disabilitas, dan juga anak yatim piatu serta dhuafa,” kata dia.

Selain menyalurkan beras, Bakti Sosial juga memberikan bantuan biaya kepada pasien rumah sakit yang kurang mampu dan tidak ditanggung oleh asuransi.

“Ada juga dua rumah sakit yang kita cover yaitu rumah sakit, salah satu rumah sakit di Gowa, dan salah satu rumah sakit di Daya. Kita berkunjung untuk mengunjungi pasien-pasien yang butuh perhatian lebih dari kita, terkhusus untuk anak-anak dan yang tidak mampu, dan yang tidak ter-cover oleh asuransi,” jelasnya.

Poppy berharap kegiatan ini akan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang dengan bantuan dari berbagai pihak terkait.

“Kita berharap ke depannya kegiatan ini akan berkesinambungan sampai tahun-tahun ke depannya, mohon bantuan dari teman-teman semuanya,” tutupnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/