Jelajahi Danau Tanralili, Ranu Kumbolo Mini di Kaki Gunung Bawakaraeng

Overview

  • Danau Tanralili di kaki Gunung Bawakaraeng, Gowa, menawarkan panorama alam eksotis dengan air jernih dan perbukitan hijau sekelilingnya.
  • Perjalanan menuju danau menantang, termasuk melewati Tanjakan Penyesalan, tapi pemandangan lembah, sungai, dan air terjun mini bakal membayar semua lelah.
  • Destinasi ini cocok untuk berkemah, hunting foto, dan menikmati udara sejuk jauh dari hiruk-pikuk kota, meski pengunjung dilarang berenang di danau.

SulawesiPos.com – Kalau kamu lagi cari destinasi alam yang menenangkan, Danau Tanralili di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, wajib masuk daftar perjalananmu.

Terletak di Desa Manimbahoi, Kecamatan Parigi, danau ini menyuguhkan panorama hijau dan air jernih yang bikin betah berlama-lama.

Karena terbentuk akibat longsoran gunung yang membentuk cekungan alami, Danau Tanralili sering dijuluki sebagai “Ranu Kumbolo-nya Sulawesi Selatan”.

Perjalanan Menuju Danau Tanralili

Untuk mencapai danau ini, dari Kota Makassar kamu harus menempuh sekitar 3 jam perjalanan darat ke Desa Lengkese, desa terakhir sebelum jalur pendakian.

Setibanya di desa, pengunjung akan melewati pos registrasi dengan biaya masuk Rp 5.000 per orang, dan tarif parkir kendaraan bermotor juga Rp 5.000.

BACA JUGA:  Hidden Gem di Maros, Air Terjun Pung Bunga Tawarkan Alam Sejuk dan Jernih

Perjalanan menuju danau menantang, terutama ketika melewati Tanjakan Penyesalan.

Dengan kemiringan sekitar 65 derajat dan jalur berbatu, tanjakan ini memang menguras tenaga dan fokus.

Tapi begitu sampai puncak, pemandangan lembah hijau, sungai mengalir, dan air terjun mini di kanan-kiri jalur bakal langsung membayar semua lelahmu.

Pesona Alam dan Spot Foto

Sesampainya di Danau Tanralili, pengunjung disuguhi air danau yang jernih dikelilingi perbukitan hijau.

Udara sejuk, jauh dari kebisingan kota, membuat suasana semakin damai. Ada banyak spot foto menarik, dari tepi danau hingga pemandangan sekeliling yang hijau menyejukkan mata.

Meskipun demikian, pengunjung tidak diperkenankan mandi atau berenang di danau demi menjaga kelestarian alam.

Tapi jangan khawatir, ada beberapa air terjun di sekitar yang bisa jadi alternatif untuk menikmati kesegaran air. Beberapa pulau sungai kecil juga menambah eksotisme lokasi ini.

Tips untuk Pendaki dan Traveler

  • Siapkan fisik dan mentalsebelum menaklukkan Tanjakan Penyesalan, karena jalurnya cukup terjal dan berbatu.
  • Bawa pakaian hangat, karena udara di kaki Gunung Bawakaraeng bisa cukup dingin, terutama saat malam.
  • Perhatikan aturanyang berlaku, seperti larangan berenang, dan jangan tinggalkan sampah.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman, agar aman saat melintasi jalur berbatu atau tanjakan curam.
BACA JUGA:  Bendungan Kampili, Mini Grand Canyon-nya Gowa yang Instagramable

Kenapa Harus ke Danau Tanralili

Danau Tanralili bukan hanya sekadar tempat wisata, tapi pengalaman alam yang lengkap: pendakian menantang, pemandangan eksotis, udara segar, dan spot foto yang Instagramable.

Rasanya sulit menemukan kombinasi seperti ini di tempat lain di Sulawesi Selatan.

Buat kamu yang ingin melepas penat, berkemah, atau sekadar hunting foto alam, Danau Tanralili bisa jadi pilihan akhir pekan yang berbeda dan berkesan.

Overview

  • Danau Tanralili di kaki Gunung Bawakaraeng, Gowa, menawarkan panorama alam eksotis dengan air jernih dan perbukitan hijau sekelilingnya.
  • Perjalanan menuju danau menantang, termasuk melewati Tanjakan Penyesalan, tapi pemandangan lembah, sungai, dan air terjun mini bakal membayar semua lelah.
  • Destinasi ini cocok untuk berkemah, hunting foto, dan menikmati udara sejuk jauh dari hiruk-pikuk kota, meski pengunjung dilarang berenang di danau.

SulawesiPos.com – Kalau kamu lagi cari destinasi alam yang menenangkan, Danau Tanralili di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, wajib masuk daftar perjalananmu.

Terletak di Desa Manimbahoi, Kecamatan Parigi, danau ini menyuguhkan panorama hijau dan air jernih yang bikin betah berlama-lama.

Karena terbentuk akibat longsoran gunung yang membentuk cekungan alami, Danau Tanralili sering dijuluki sebagai “Ranu Kumbolo-nya Sulawesi Selatan”.

Perjalanan Menuju Danau Tanralili

Untuk mencapai danau ini, dari Kota Makassar kamu harus menempuh sekitar 3 jam perjalanan darat ke Desa Lengkese, desa terakhir sebelum jalur pendakian.

Setibanya di desa, pengunjung akan melewati pos registrasi dengan biaya masuk Rp 5.000 per orang, dan tarif parkir kendaraan bermotor juga Rp 5.000.

BACA JUGA:  Hidden Gem di Maros, Air Terjun Pung Bunga Tawarkan Alam Sejuk dan Jernih

Perjalanan menuju danau menantang, terutama ketika melewati Tanjakan Penyesalan.

Dengan kemiringan sekitar 65 derajat dan jalur berbatu, tanjakan ini memang menguras tenaga dan fokus.

Tapi begitu sampai puncak, pemandangan lembah hijau, sungai mengalir, dan air terjun mini di kanan-kiri jalur bakal langsung membayar semua lelahmu.

Pesona Alam dan Spot Foto

Sesampainya di Danau Tanralili, pengunjung disuguhi air danau yang jernih dikelilingi perbukitan hijau.

Udara sejuk, jauh dari kebisingan kota, membuat suasana semakin damai. Ada banyak spot foto menarik, dari tepi danau hingga pemandangan sekeliling yang hijau menyejukkan mata.

Meskipun demikian, pengunjung tidak diperkenankan mandi atau berenang di danau demi menjaga kelestarian alam.

Tapi jangan khawatir, ada beberapa air terjun di sekitar yang bisa jadi alternatif untuk menikmati kesegaran air. Beberapa pulau sungai kecil juga menambah eksotisme lokasi ini.

Tips untuk Pendaki dan Traveler

  • Siapkan fisik dan mentalsebelum menaklukkan Tanjakan Penyesalan, karena jalurnya cukup terjal dan berbatu.
  • Bawa pakaian hangat, karena udara di kaki Gunung Bawakaraeng bisa cukup dingin, terutama saat malam.
  • Perhatikan aturanyang berlaku, seperti larangan berenang, dan jangan tinggalkan sampah.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman, agar aman saat melintasi jalur berbatu atau tanjakan curam.
BACA JUGA:  Ekowisata Mangrove Lantebung, Ruang Belajar Alam dan Konservasi Pesisir Makassar

Kenapa Harus ke Danau Tanralili

Danau Tanralili bukan hanya sekadar tempat wisata, tapi pengalaman alam yang lengkap: pendakian menantang, pemandangan eksotis, udara segar, dan spot foto yang Instagramable.

Rasanya sulit menemukan kombinasi seperti ini di tempat lain di Sulawesi Selatan.

Buat kamu yang ingin melepas penat, berkemah, atau sekadar hunting foto alam, Danau Tanralili bisa jadi pilihan akhir pekan yang berbeda dan berkesan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru