Biaya masuk ke Puncak Lima Jari tergolong terjangkau bagi semua kalangan, sementara pengunjung yang ingin berkemah dan bermalam dikenakan tarif tambahan.
Kawasan wisata ini dikelola oleh pemuda setempat di bawah naungan pemerintah desa dan Dinas Pariwisata Bone, dengan penekanan pada pengelolaan berbasis komunitas dan pelestarian lingkungan.
Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bersama, pengunjung diimbau mematuhi aturan yang berlaku, termasuk larangan membuang sampah sembarangan serta membawa benda berbahaya seperti senjata tajam, minuman keras, dan narkoba.
Dengan pengelolaan yang tertib dan alam yang masih asri, Puncak Lima Jari layak menjadi salah satu destinasi unggulan wisata alam di Kabupaten Bone.

