Uang Rp 20 juta diterima Abdi Maludin dengan kompensasi agar BEM UBK membatalkan rencana aksi unjuk rasa di depan Istana Negara dan mengalihkan titik aksi ke Gedung DPR RI. Ternyata, aksi tetap dilakukan di depan Istana.
Polemik melanda Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (BEM FH UBK) setelah Ketua BEM FH UBK, Muhammad Abdi Maludin, mengakui menerima uang sebesar Rp20 juta yang diduga berkaitan dengan pengondisian aksi mahasiswa.