TAG
pemain Indonesia di Eropa
Tiga Wakil Indonesia Siap Guncang Kompetisi Eropa 2026, Maarten Paes Cetak Sejarah Bersama Ajax
Tiga pemain berdarah Indonesia dipastikan tampil di kompetisi Eropa musim 2026/2027. Maarten Paes bersama Ajax, Calvin Verdonk di Liga Champions, dan Emil Audero bersama Como menjadi sorotan.
Maarten Paes Lolos dari Kasus Paspoortgate, Bisa Kembali Bermain Bersama Ajax
Kiper Maarten Paes lolos dari larangan KNVB terkait kasus Paspoortgate berkat ketelitian Ajax Amsterdam. Simak kronologi lengkap dan dampaknya.
Justin Hubner Dirumahkan, Ternyata Ini Alasan Sebenarnya
Justin Hubner berstatus tidak aktif sementara di klubnya karena masalah izin kerja. Ia mengikuti Dean James dan Nathan Tjoe-A-On yang juga mengalami kendala administrasi di Belanda.
Juventus Ditahan Imbang Sassuolo, Performa Solid Jay Idzes Jadi Sorotan
Juventus gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang Sassuolo. Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil solid dan mendapat pujian dari media Italia.
Go Ahead Eagles Curi Kemenangan di Markas Excelsior, Dua Pemain Keturunan Indonesia Tampil dari Bangku Cadangan
Go Ahead Eagles menang 1-0 atas Excelsior. Miliano Jonathans masuk menit 68 dan Dean James tampil menit 85 dalam laga Liga Belanda.
Kevin Diks Jadi Penentu! Penalti Injury Time Bawa Gladbach Tumbangkan Union Berlin 1-0
Kevin Diks, pemain Timnas Indonesia, mencetak gol penalti di injury time yang memastikan kemenangan Borussia Monchengladbach 1-0 atas Union Berlin di Bundesliga.
Fortuna Sittard Menangi Derby Kontra Excelsior 2-1, Justin Hubner Tampil Solid – Miliano Jonathans Masuk Babak Kedua
Fortuna Sittard sukses mengalahkan Excelsior 2-1 pada pekan ke-24 Eredivisie 2026. Justin Hubner tampil disiplin di lini belakang, sementara Miliano Jonathans masuk sebagai pemain pengganti.
Calvin Verdonk Bangga Jadi Pemain Indonesia Pertama di Ligue 1, Tegaskan Lille Tak Bisa Dibandingkan dengan NEC
Calvin Verdonk bangga menjadi pemain Indonesia pertama di Ligue 1 bersama Lille OSC. Ia menegaskan Lille tak bisa dibandingkan dengan NEC karena perbedaan kualitas liga dan tim.

