Seorang pendaki ritual berinisial GA (17), warga Kota Mataram, tewas setelah jatuh ke jurang sedalam sekitar 100 meter di kawasan Kebun Jeruk, jalur pendakian Torean, Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tim gabungan TNGR mengevakuasi korban pada Selasa, 28 Juli 2026, lalu menyerahkannya kepada keluarga.