Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari dugaan penyalahgunaan dan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah SPBU, kelangkaan LPG 3 kilogram, hingga penanganan kasus penganiayaan di wilayah hukum Polsek Salomekko.