Warga Pekalongan mengirim karangan bunga ke KPK sebagai dukungan setelah Bupati Fadia Arafiq ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi proyek outsourcing di Pemkab Pekalongan.
Kasus korupsi pengadaan di Pekalongan terungkap. Pegawai Pemkab sudah memperingatkan potensi konflik kepentingan, namun Bupati Fadia Arafiq tetap menjalankan proyek hingga akhirnya ditetapkan tersangka oleh KPK.
KPK mengungkap dalih Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang mengaku berlatar musisi dalam kasus korupsi pengadaan. Klaim tersebut dipertanyakan karena Fadia telah dua periode menjabat bupati dan diduga terlibat konflik kepentingan serta aliran dana proy
KPK mengungkap cara Bupati Pekalongan mengalirkan dana Rp19 miliar ke keluarga lewat proyek pengadaan. Modus dilakukan melalui perusahaan keluarga yang mendominasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Pekalongan.
KPK mengungkap aliran dana Rp46 miliar dalam kasus OTT Pekalongan. Sebanyak Rp19 miliar diduga dinikmati keluarga Bupati Fadia Arafiq melalui proyek pengadaan dan jasa outsourcing 2023–2026.
OTT KPK di Pekalongan menetapkan Bupati Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa 2023–2026 yang melibatkan konflik kepentingan perusahaan keluarga.
Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq resmi menjadi tersangka kasus dugaan korupsi. Status tersangka itu diumumkan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
KPK melakukan OTT terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dan 11 orang lainnya terkait dugaan pengaturan pengadaan barang dan jasa outsourcing di beberapa dinas Pemkab Pekalongan. Semua pihak kini dibawa ke Jakarta untuk diperiksa.
Laporan LHKPN Fadia Arafiq per 30 Maret 2025 mencatat total kekayaan bersih Rp85,6 miliar. Aset didominasi 26 bidang tanah dan bangunan di Pekalongan, Jakarta, hingga Bali, serta kas Rp10,33 miliar.
Mengenal sosok Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan dua periode yang terjaring OTT KPK. Simak latar belakang pendidikan, perjalanan karier dari dunia dangdut hingga politik, serta program unggulannya.