Pernah Akhiri Puasa Gelar 19 Tahun, Darije Kini Dipanggil Pulang

SulawesiPos.com – Nama Darije Kalezic kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter PSM Makassar.

Pelatih yang pernah mengantar Juku Eja meraih gelar juara Piala Indonesia 2018/2019 itu dikabarkan akan kembali menukangi klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan untuk menghadapi musim kompetisi mendatang.

 

Rumor kepulangan pelatih berdarah Bosnia-Belanda tersebut mencuat setelah sejumlah laporan menyebutkan bahwa manajemen PSM telah menjalin komunikasi intensif dan mencapai kesepakatan awal terkait kerja sama baru.

 

Meski hingga kini belum ada pengumuman resmi dari klub, kabar tersebut langsung mendapat respons positif dari sebagian besar pendukung PSM yang merindukan sosok pelatih berpengalaman tersebut.

 

Bagi suporter Juku Eja, nama Darije Kalezic memiliki tempat tersendiri dalam sejarah klub.

Pada periode pertamanya bersama PSM, ia berhasil mempersembahkan gelar juara Piala Indonesia 2018/2019, trofi yang sangat bersejarah karena mengakhiri penantian panjang klub selama hampir dua dekade.

 

Keberhasilan itu membuat namanya dikenang sebagai salah satu pelatih yang berhasil membawa PSM kembali merasakan atmosfer juara.

BACA JUGA:  Daftar 36 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series Maret 2026: Ada Emil Audero, Ole Romeny hingga Jens Raven

 

Meski demikian, perjalanan Darije di Makassar tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Setelah sukses di ajang piala, performa PSM di kompetisi Liga 1 2019 dinilai kurang konsisten.

Saat itu, tim hanya mampu mengakhiri musim di papan tengah dan finis di posisi ke-12 klasemen akhir.

 

Situasi tersebut membuat tekanan terhadap tim meningkat hingga akhirnya Darije memutuskan mengundurkan diri pada Desember 2019 setelah kurang lebih sebelas bulan menangani PSM.

 

Kala itu, ia sempat mengungkapkan bahwa proses pembentukan skuad yang sudah berjalan sebelum kedatangannya menjadi salah satu tantangan besar selama bekerja di Kota Daeng.

 

Kini, hampir tujuh tahun setelah perpisahan tersebut, peluang reuni antara Darije dan PSM kembali terbuka.

 

Kehadiran kembali pelatih berusia 56 tahun itu dinilai sebagai langkah strategis untuk mengembalikan stabilitas tim yang dalam beberapa musim terakhir mengalami pasang surut performa.

 

Musim 2025/2026 menjadi salah satu periode yang cukup berat bagi PSM.

BACA JUGA:  Herdman Dorong Sinkronisasi Liga dan Timnas, Tegaskan Keberagaman Jadi Modal Utama Garuda

Tim sempat kesulitan menjaga konsistensi permainan dan beberapa kali terjebak di papan bawah klasemen sebelum akhirnya mampu memperbaiki posisi menjelang akhir kompetisi.

 

Karena itu, manajemen disebut mencari sosok yang memahami kultur klub sekaligus memiliki pengalaman membangun tim dalam situasi sulit.

 

Sebelum dikaitkan dengan PSM, Darije Kalezic diketahui berkarier di Belanda bersama klub ADO Den Haag.

Di sana, ia juga sempat bekerja dengan pemain Timnas Indonesia, Rafael Struick.

 

Pengalamannya di sepak bola Eropa diyakini menjadi nilai tambah yang dapat membantu PSM dalam menyusun proyek jangka panjang untuk musim depan.

 

Bagi para suporter, kepulangan Darije bukan hanya soal nostalgia.

Banyak yang berharap mantan pelatih tersebut mampu membangun kembali identitas permainan PSM yang agresif dan kompetitif seperti yang pernah ditunjukkan pada masa kejayaannya.

 

Jika rumor ini benar-benar terwujud, maka musim baru Liga 1 berpotensi menghadirkan kisah “CLBK” yang menarik antara Darije Kalezic dan PSM Makassar.

BACA JUGA:  Terkuak Kronologi Kasus Dugaan Penganiayaan yang Menyeret Pemain PSM Makassar

 

Kini publik Kota Daeng tinggal menunggu kepastian resmi dari manajemen klub mengenai masa depan kursi pelatih kepala Juku Eja.

 

Satu hal yang pasti, nama Darije Kalezic kembali menjadi harapan baru bagi suporter yang ingin melihat PSM kembali bersaing di papan atas sepak bola Indonesia.

SulawesiPos.com – Nama Darije Kalezic kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter PSM Makassar.

Pelatih yang pernah mengantar Juku Eja meraih gelar juara Piala Indonesia 2018/2019 itu dikabarkan akan kembali menukangi klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan untuk menghadapi musim kompetisi mendatang.

 

Rumor kepulangan pelatih berdarah Bosnia-Belanda tersebut mencuat setelah sejumlah laporan menyebutkan bahwa manajemen PSM telah menjalin komunikasi intensif dan mencapai kesepakatan awal terkait kerja sama baru.

 

Meski hingga kini belum ada pengumuman resmi dari klub, kabar tersebut langsung mendapat respons positif dari sebagian besar pendukung PSM yang merindukan sosok pelatih berpengalaman tersebut.

 

Bagi suporter Juku Eja, nama Darije Kalezic memiliki tempat tersendiri dalam sejarah klub.

Pada periode pertamanya bersama PSM, ia berhasil mempersembahkan gelar juara Piala Indonesia 2018/2019, trofi yang sangat bersejarah karena mengakhiri penantian panjang klub selama hampir dua dekade.

 

Keberhasilan itu membuat namanya dikenang sebagai salah satu pelatih yang berhasil membawa PSM kembali merasakan atmosfer juara.

BACA JUGA:  Waspada Zona Merah! PSM Makassar Masih Tertahan di Peringkat ke-13 Hingga Pekan ke-26

 

Meski demikian, perjalanan Darije di Makassar tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Setelah sukses di ajang piala, performa PSM di kompetisi Liga 1 2019 dinilai kurang konsisten.

Saat itu, tim hanya mampu mengakhiri musim di papan tengah dan finis di posisi ke-12 klasemen akhir.

 

Situasi tersebut membuat tekanan terhadap tim meningkat hingga akhirnya Darije memutuskan mengundurkan diri pada Desember 2019 setelah kurang lebih sebelas bulan menangani PSM.

 

Kala itu, ia sempat mengungkapkan bahwa proses pembentukan skuad yang sudah berjalan sebelum kedatangannya menjadi salah satu tantangan besar selama bekerja di Kota Daeng.

 

Kini, hampir tujuh tahun setelah perpisahan tersebut, peluang reuni antara Darije dan PSM kembali terbuka.

 

Kehadiran kembali pelatih berusia 56 tahun itu dinilai sebagai langkah strategis untuk mengembalikan stabilitas tim yang dalam beberapa musim terakhir mengalami pasang surut performa.

 

Musim 2025/2026 menjadi salah satu periode yang cukup berat bagi PSM.

BACA JUGA:  Malut United Mengamuk di Biak, PSBS Dibobol 7 Gol Tanpa Balas

Tim sempat kesulitan menjaga konsistensi permainan dan beberapa kali terjebak di papan bawah klasemen sebelum akhirnya mampu memperbaiki posisi menjelang akhir kompetisi.

 

Karena itu, manajemen disebut mencari sosok yang memahami kultur klub sekaligus memiliki pengalaman membangun tim dalam situasi sulit.

 

Sebelum dikaitkan dengan PSM, Darije Kalezic diketahui berkarier di Belanda bersama klub ADO Den Haag.

Di sana, ia juga sempat bekerja dengan pemain Timnas Indonesia, Rafael Struick.

 

Pengalamannya di sepak bola Eropa diyakini menjadi nilai tambah yang dapat membantu PSM dalam menyusun proyek jangka panjang untuk musim depan.

 

Bagi para suporter, kepulangan Darije bukan hanya soal nostalgia.

Banyak yang berharap mantan pelatih tersebut mampu membangun kembali identitas permainan PSM yang agresif dan kompetitif seperti yang pernah ditunjukkan pada masa kejayaannya.

 

Jika rumor ini benar-benar terwujud, maka musim baru Liga 1 berpotensi menghadirkan kisah “CLBK” yang menarik antara Darije Kalezic dan PSM Makassar.

BACA JUGA:  Daftar 36 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series Maret 2026: Ada Emil Audero, Ole Romeny hingga Jens Raven

 

Kini publik Kota Daeng tinggal menunggu kepastian resmi dari manajemen klub mengenai masa depan kursi pelatih kepala Juku Eja.

 

Satu hal yang pasti, nama Darije Kalezic kembali menjadi harapan baru bagi suporter yang ingin melihat PSM kembali bersaing di papan atas sepak bola Indonesia.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru