SulawesiPos.com – Tim SAR bersama kepolisian, BPBD, dan masyarakat masih mencari Dika, korban tenggelam di sebuah kolam bekas galian di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, hingga Jumat (25/9/2026).
Korban belum ditemukan setelah dilaporkan tenggelam pada Kamis (24/9/2026) siang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Maros, Towadeng, S.H., mengatakan proses pencarian masih berlangsung di lokasi.
“Saat ini masih dalam proses pencarian,” katanya.
Pencarian dilakukan dengan sejumlah upaya, termasuk mengurangi debit air kolam menggunakan tiga unit pompa air jenis Alkon.
Kondisi kolam menjadi salah satu kendala karena memiliki kedalaman sekitar 12 meter.
Kolam tersebut diduga merupakan bekas galian. Selain dalam, terdapat mata air dan kondisi air yang agak keruh sehingga menyulitkan proses pencarian korban.
Peristiwa tenggelamnya saat itu, korban berada di lokasi bersama ayahnya, Abdullah, dan sejumlah warga yang sedang mencari ikan.
Tidak lama setelah berada di kolam, Abdullah menyadari anaknya sudah tidak terlihat. Ia bersama warga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat epilepsi.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan Kepala Desa Toddolimae, Muh. Amir, kepada Polsek Tompobulu sekitar pukul 15.55 Wita.
Kapolsek Tompobulu Iptu Jumaruddin, S.Sos., bersama personel kemudian menuju lokasi. Sekitar pukul 16.30 Wita, mereka tiba untuk melakukan pengamanan sekaligus berkoordinasi dengan Tim SAR.
Hingga Jumat siang, korban masih belum ditemukan. Tim SAR bersama personel kepolisian, BPBD, dan masyarakat terus melakukan pencarian di lokasi.
Masyarakat juga diimbau tidak mengambil risiko dengan turun ke perairan yang belum diketahui tingkat keamanannya serta segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi keadaan darurat.


