SulawesiPos.com — Sejumlah penerbangan rute Makassar-Jakarta dan Jakarta-Makassar masih tercantum dalam jadwal perjalanan untuk Selasa (8/9/2026), di tengah gangguan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kondisi ini menjadi perhatian penumpang setelah Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mencatat 38 penerbangan terdampak pembatalan pada Senin (7/9/2026).
Rinciannya terdiri dari 21 penerbangan kedatangan dan 17 penerbangan keberangkatan.
Plt Branch Communication & CSR Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Fascal Ramadhan, mengatakan pihak bandara terus memantau perkembangan kondisi abu vulkanik serta melakukan koordinasi dengan maskapai terkait operasional penerbangan.
“Hingga siang ini flight yang terdampak ada 38,” kata Fascal Ramadhan.
Ia merinci, 38 penerbangan tersebut terdiri dari 21 penerbangan kedatangan dan 17 penerbangan keberangkatan.
“Iya, kedatangan atau arrival 21 penerbangan, kalau keberangkatan atau departure 17 penerbangan,” ungkap Fascal.
Jadwal Jakarta-Makassar 8 September
Berdasarkan data jadwal yang terpantau, sejumlah penerbangan CGK-UPG tercantum dengan waktu sebagai berikut:
- Sriwijaya Air — 04.30 WIB–07.50 WITA
- NAM Air — 04.30 WIB–07.55 WITA
- Sriwijaya Air — 14.25 WIB–17.50 WITA
- Batik Air — 14.30 WIB–17.55 WITA
- Citilink — 17.50 WIB–21.20 WITA
- Citilink — 20.30 WIB–00.00 WITA
- Lion Air — 21.30 WIB–00.55 WITA
- Lion Air — 22.00 WIB–01.25 WITA
- Sriwijaya Air — 22.15 WIB–01.40 WITA
- Batik Air — 23.00 WIB–02.25 WITA
Salah satu penerbangan yang tercantum adalah Sriwijaya Air SJ594 dengan jadwal keberangkatan dari Soekarno-Hatta pukul 04.30 WIB dan waktu tiba di Sultan Hasanuddin pukul 07.50 WITA.
Namun, tercantumnya penerbangan dalam mesin pencarian belum dapat dijadikan kepastian bahwa pesawat akan berangkat.
Status aktual dapat berubah mengikuti keputusan maskapai, kondisi bandara, keselamatan penerbangan, dan perkembangan sebaran abu vulkanik.
Penerbangan Makassar-Jakarta Juga Tercantum
Untuk arah sebaliknya, sejumlah penerbangan UPG-CGK pada Selasa (8/9) juga masih muncul dalam sistem pemesanan.
Data pencarian penerbangan untuk 8 September masih mencantumkan beberapa maskapai yang melayani rute Makassar-Jakarta, termasuk NAM Air, Sriwijaya Air, Lion Air, Citilink, dan Batik Air.
Meski demikian, data pada platform pemesanan perlu dibedakan dari status operasional aktual.
Hal tersebut penting karena pada Senin (7/9), sejumlah penerbangan dari dan menuju Jakarta terdampak pembatalan akibat gangguan operasional penerbangan yang berkaitan dengan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Bandara Siapkan Langkah Antisipasi
Manajemen Bandara Sultan Hasanuddin menyatakan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi abu vulkanik dan dampaknya terhadap penerbangan.
Fascal mengatakan pihak bandara juga telah menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan perubahan operasional.
“Kami telah menyiapkan Contingency Plan dan Service Recovery Action untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi,” ungkap Fascal.
Karena kondisi penerbangan masih dinamis, calon penumpang diminta tidak hanya mengandalkan jadwal yang tercantum dalam mesin pencarian atau tiket.
Penumpang perlu mengecek kembali status penerbangannya melalui kanal resmi maskapai sebelum berangkat ke bandara.
Status Penerbangan Bisa Berubah
Hingga awal Selasa (8/9), sejumlah jadwal penerbangan Makassar-Jakarta dan Jakarta-Makassar masih tercantum dalam sistem.
Namun, hal tersebut belum dapat dijadikan kepastian bahwa seluruh penerbangan akan beroperasi sesuai jadwal.
Perubahan status dapat terjadi sewaktu-waktu akibat kondisi operasional bandara, faktor keselamatan penerbangan, perkembangan abu vulkanik, maupun keputusan maskapai.
Karena itu, penumpang yang memiliki penerbangan pada 8 September 2026 disarankan melakukan pengecekan ulang sebelum menuju Bandara Sultan Hasanuddin maupun Bandara Soekarno-Hatta.
SulawesiPos.com akan memperbarui informasi ini apabila terdapat perubahan status penerbangan dari pihak bandara, maskapai, atau otoritas penerbangan.

