Final MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 Digelar di Sulsel Hari Ini, Peserta Terbaik Segera Diumumkan

SulawesiPos.com, Makassar – Babak final Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 digelar di Sulawesi Selatan, Jumat (28/8/2026).

Tahapan ini menjadi penentu bagi para peserta yang sebelumnya berhasil melewati babak penyisihan pada 25–27 Agustus.

Mereka akan kembali tampil untuk memperebutkan posisi terbaik pada cabang dan golongan yang dipertandingkan.

MTQ VIII KORPRI Nasional tahun ini berlangsung di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

Ajang tersebut diikuti 1.173 peserta yang berasal dari 38 provinsi serta 77 kementerian dan lembaga, menjadikannya penyelenggaraan dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah MTQ KORPRI.

Final Jadi Penentu Peserta Terbaik

Setelah melalui rangkaian penyisihan, peserta yang lolos kini memasuki tahap akhir kompetisi. Dewan hakim akan menilai penampilan para finalis sesuai ketentuan pada masing-masing cabang.

Ketua Umum DPN KORPRI Prof. Zudan Arif Fakrullah sebelumnya menyebut peningkatan jumlah peserta menunjukkan semakin besarnya minat ASN untuk mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan Al-Qur’an.

BACA JUGA:  Cuaca Sulsel Hari Ini 12 Juli 2026 Cerah Berawan, BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang di Wilayah Selatan

“Jumlah pesertanya naik sekitar empat kali lipat dibandingkan MTQ pertama tahun 2012 yang jumlahnya 33 kontingen.”

Penyelenggaraan tahun ini juga menghadirkan beragam cabang, mulai dari tilawah, tartil, hafalan Al-Qur’an dan hadis, azan, dakwah, khutbah Jumat, doa, hingga karya tulis dan cabang bernuansa kontemporer.

Makassar dan Pangkep Jadi Tuan Rumah

Pelaksanaan MTQ VIII KORPRI dibagi di dua wilayah.

Kota Makassar menjadi salah satu pusat kegiatan, sementara sejumlah perlombaan juga berlangsung di Kabupaten Pangkep.

Pembagian lokasi tersebut menjadi bagian dari konsep tuan rumah bersama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, dan Pemerintah Kabupaten Pangkep.

Sejumlah cabang di Pangkep antara lain Cipta dan Baca Puisi Islami, Haflah Tilawah Al-Qur’an, Kaligrafi Al-Qur’an, serta Hafalan Hadis Nabi Muhammad SAW.

Bukan Sekadar Mencari Juara

Selain kompetisi, MTQ KORPRI membawa misi memperkuat karakter dan kehidupan spiritual ASN.

Tahun ini, kegiatan mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh.”

BACA JUGA:  Satpol PP Buka Segel Pintu Proyek Stadion Sudiang, Sisi Selatan Masih Diblokade Warga

Prof. Zudan menegaskan semangat MTQ tidak berhenti pada penentuan pemenang. Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan dan pelayanan birokrasi.

“Kita ingin MTQ ini melahirkan lebih dari sekadar para juara. Kita ingin lahir ASN yang semakin dekat dengan Al-Qur’an, semakin kuat akhlaknya, dan semakin tulus dalam melayani masyarakat.”

Pernyataan tersebut disampaikan Zudan saat rangkaian MTQ memasuki hari kedua.

Penutupan Digelar di Pangkep

Setelah babak final selesai, rangkaian MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 akan dilanjutkan dengan agenda penutupan di Kabupaten Pangkep.

Berdasarkan jadwal panitia, upacara penutupan digelar pada Sabtu, 29 Agustus 2026 di Lapangan Citra Mas, Pangkep. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan MTQ berlangsung hingga 30 Agustus 2026.

Dengan berakhirnya babak final, perhatian selanjutnya tertuju pada hasil penilaian dewan hakim dan penetapan para peserta terbaik dari masing-masing cabang.

MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 pun diharapkan meninggalkan lebih dari sekadar daftar juara, tetapi juga memperkuat semangat ASN untuk membawa nilai Al-Qur’an ke dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Bank Sulselbar FC U-10 Juara GEAS Sulsel 2026, Lolos ke Kejuaraan Nasional di Bogor

SulawesiPos.com, Makassar – Babak final Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 digelar di Sulawesi Selatan, Jumat (28/8/2026).

Tahapan ini menjadi penentu bagi para peserta yang sebelumnya berhasil melewati babak penyisihan pada 25–27 Agustus.

Mereka akan kembali tampil untuk memperebutkan posisi terbaik pada cabang dan golongan yang dipertandingkan.

MTQ VIII KORPRI Nasional tahun ini berlangsung di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

Ajang tersebut diikuti 1.173 peserta yang berasal dari 38 provinsi serta 77 kementerian dan lembaga, menjadikannya penyelenggaraan dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah MTQ KORPRI.

Final Jadi Penentu Peserta Terbaik

Setelah melalui rangkaian penyisihan, peserta yang lolos kini memasuki tahap akhir kompetisi. Dewan hakim akan menilai penampilan para finalis sesuai ketentuan pada masing-masing cabang.

Ketua Umum DPN KORPRI Prof. Zudan Arif Fakrullah sebelumnya menyebut peningkatan jumlah peserta menunjukkan semakin besarnya minat ASN untuk mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan Al-Qur’an.

BACA JUGA:  Satpol PP Buka Segel Pintu Proyek Stadion Sudiang, Sisi Selatan Masih Diblokade Warga

“Jumlah pesertanya naik sekitar empat kali lipat dibandingkan MTQ pertama tahun 2012 yang jumlahnya 33 kontingen.”

Penyelenggaraan tahun ini juga menghadirkan beragam cabang, mulai dari tilawah, tartil, hafalan Al-Qur’an dan hadis, azan, dakwah, khutbah Jumat, doa, hingga karya tulis dan cabang bernuansa kontemporer.

Makassar dan Pangkep Jadi Tuan Rumah

Pelaksanaan MTQ VIII KORPRI dibagi di dua wilayah.

Kota Makassar menjadi salah satu pusat kegiatan, sementara sejumlah perlombaan juga berlangsung di Kabupaten Pangkep.

Pembagian lokasi tersebut menjadi bagian dari konsep tuan rumah bersama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, dan Pemerintah Kabupaten Pangkep.

Sejumlah cabang di Pangkep antara lain Cipta dan Baca Puisi Islami, Haflah Tilawah Al-Qur’an, Kaligrafi Al-Qur’an, serta Hafalan Hadis Nabi Muhammad SAW.

Bukan Sekadar Mencari Juara

Selain kompetisi, MTQ KORPRI membawa misi memperkuat karakter dan kehidupan spiritual ASN.

Tahun ini, kegiatan mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh.”

BACA JUGA:  Bank Sulselbar FC U-10 Juara GEAS Sulsel 2026, Lolos ke Kejuaraan Nasional di Bogor

Prof. Zudan menegaskan semangat MTQ tidak berhenti pada penentuan pemenang. Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan dan pelayanan birokrasi.

“Kita ingin MTQ ini melahirkan lebih dari sekadar para juara. Kita ingin lahir ASN yang semakin dekat dengan Al-Qur’an, semakin kuat akhlaknya, dan semakin tulus dalam melayani masyarakat.”

Pernyataan tersebut disampaikan Zudan saat rangkaian MTQ memasuki hari kedua.

Penutupan Digelar di Pangkep

Setelah babak final selesai, rangkaian MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 akan dilanjutkan dengan agenda penutupan di Kabupaten Pangkep.

Berdasarkan jadwal panitia, upacara penutupan digelar pada Sabtu, 29 Agustus 2026 di Lapangan Citra Mas, Pangkep. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan MTQ berlangsung hingga 30 Agustus 2026.

Dengan berakhirnya babak final, perhatian selanjutnya tertuju pada hasil penilaian dewan hakim dan penetapan para peserta terbaik dari masing-masing cabang.

MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 pun diharapkan meninggalkan lebih dari sekadar daftar juara, tetapi juga memperkuat semangat ASN untuk membawa nilai Al-Qur’an ke dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini, Kamis 30 Juli 2026 Didominasi Cerah

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru