Pendataan luas area yang terbakar juga belum dapat dipastikan karena proses pengecekan dilakukan setelah seluruh titik api dinyatakan aman.
Sebelumnya, BBKSDA Sulawesi Selatan menyebut area yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar satu hektare.
Kebakaran tersebut diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkendali akibat angin kencang.
“Api diduga berasal dari aktivitas petani yang membakar sampah, namun kobaran api tidak berhasil dikendalikan akibat kondisi angin yang cukup kencang,” jelas Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan, Hasnawir.

