Empat Rumah Terbakar di Pinrang, Dua Ludes hingga Rata dengan Tanah

SulawesiPos.com – Kebakaran melanda permukiman warga di Lingkungan Sikkoala, Kelurahan Langnga, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, pada Senin malam (10/8/2026), dengan empat rumah terdampak dan dua di antaranya ludes hingga rata dengan tanah setelah kobaran api cepat membesar diterpa angin.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.10 Wita. Berdasarkan hasil kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pinrang, api pertama kali muncul dari rumah panggung milik warga bernama Amiruddin sebelum menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.

Kondisi cuaca yang disertai angin kencang membuat api cepat membesar sebelum armada Pemadam Kebakaran tiba di lokasi.

Dampaknya, dua rumah panggung dilaporkan mengalami rusak berat hingga rata dengan tanah bersama seluruh isinya.

Kepala Pelaksana BPBD Pinrang Rhommy RM Manule menjelaskan dugaan awal kebakaran mengarah pada gangguan listrik di rumah yang pertama kali terbakar.

“Api muncul pertama kali dari rumah korban Amiruddin, diduga akibat korsleting listrik,” kata Rhommy, Selasa (11/8/2026).

BACA JUGA:  Prakiraan Cuaca Sulsel Hari Ini 5 Juli 2026, Luwu Raya hingga Selayar Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Dua Rumah Ludes, Dua Lainnya Rusak

Dari empat bangunan yang terdampak, dua rumah mengalami kerusakan paling parah.

Sementara dua bangunan lain mengalami tingkat kerusakan berbeda, masing-masing satu rumah rusak sedang dan satu rumah rusak ringan.

BPBD Pinrang masih melakukan pendataan lanjutan untuk menghitung total kerugian material akibat kebakaran tersebut. Proses ini masih berlangsung di lapangan setelah api berhasil dipadamkan.

Meski api merembet ke sejumlah rumah, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian itu.

Warga di sekitar lokasi dilaporkan sempat menyelamatkan diri saat kobaran api mulai membesar.

Rhommy menegaskan fokus petugas saat ini tidak hanya pada pendataan rumah terdampak, tetapi juga memastikan kebutuhan awal warga yang rumahnya terbakar dapat segera ditangani.

“Tidak ada korban jiwa. Mengenai taksiran kerugian material akibat kebakaran ini, tim kami masih melakukan pendataan intensif di lokasi,” ujarnya.

SulawesiPos.com – Kebakaran melanda permukiman warga di Lingkungan Sikkoala, Kelurahan Langnga, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, pada Senin malam (10/8/2026), dengan empat rumah terdampak dan dua di antaranya ludes hingga rata dengan tanah setelah kobaran api cepat membesar diterpa angin.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.10 Wita. Berdasarkan hasil kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pinrang, api pertama kali muncul dari rumah panggung milik warga bernama Amiruddin sebelum menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.

Kondisi cuaca yang disertai angin kencang membuat api cepat membesar sebelum armada Pemadam Kebakaran tiba di lokasi.

Dampaknya, dua rumah panggung dilaporkan mengalami rusak berat hingga rata dengan tanah bersama seluruh isinya.

Kepala Pelaksana BPBD Pinrang Rhommy RM Manule menjelaskan dugaan awal kebakaran mengarah pada gangguan listrik di rumah yang pertama kali terbakar.

“Api muncul pertama kali dari rumah korban Amiruddin, diduga akibat korsleting listrik,” kata Rhommy, Selasa (11/8/2026).

BACA JUGA:  Prakiraan Cuaca Sulsel Hari Ini 5 Juli 2026, Luwu Raya hingga Selayar Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Dua Rumah Ludes, Dua Lainnya Rusak

Dari empat bangunan yang terdampak, dua rumah mengalami kerusakan paling parah.

Sementara dua bangunan lain mengalami tingkat kerusakan berbeda, masing-masing satu rumah rusak sedang dan satu rumah rusak ringan.

BPBD Pinrang masih melakukan pendataan lanjutan untuk menghitung total kerugian material akibat kebakaran tersebut. Proses ini masih berlangsung di lapangan setelah api berhasil dipadamkan.

Meski api merembet ke sejumlah rumah, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian itu.

Warga di sekitar lokasi dilaporkan sempat menyelamatkan diri saat kobaran api mulai membesar.

Rhommy menegaskan fokus petugas saat ini tidak hanya pada pendataan rumah terdampak, tetapi juga memastikan kebutuhan awal warga yang rumahnya terbakar dapat segera ditangani.

“Tidak ada korban jiwa. Mengenai taksiran kerugian material akibat kebakaran ini, tim kami masih melakukan pendataan intensif di lokasi,” ujarnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru