Palopo Cup 2026 Batal Digelar di Gaspa, Peserta Sudah Datang, GERMAPA Bantah Panitia Menghilang

SulawesiPos.com – Turnamen sepak bola antarkelurahan Palopo Cup 2026 yang dijadwalkan mulai bergulir di Lapangan Gaspa, Kota Palopo, Rabu, 29 Juli 2026, urung dimulai setelah sejumlah peserta yang datang ke lokasi mengaku tidak menemukan panitia penyelenggara.

Situasi itu memicu kekecewaan puluhan tim yang disebut sudah menerima jadwal pertandingan, melunasi biaya pendaftaran, dan menyiapkan skuad untuk laga pembuka.

Informasi awal mengenai batalnya agenda itu beredar dari unggahan akun Palopo Info.

Dalam unggahan tersebut, peserta disebut telanjur hadir di Lapangan Gaspa, tetapi pertandingan tidak berjalan dan hingga saat itu belum ada penjelasan resmi dari panitia mengenai penyebab penundaan atau pembatalan pelaksanaan.

Namun pada hari yang sama, muncul klarifikasi dari Ketua Gerakan Mahasiswa Palopo atau GERMAPA, Wira Yudha Hartanto.

Ia membantah tudingan bahwa kepanitiaan Palopo Cup menghilang dan menegaskan bahwa panitia masih bekerja sambil mencari jalan keluar atas kendala yang muncul menjelang pelaksanaan.

BACA JUGA:  Potensi Luwu Raya Jika Menjadi Provinsi Baru

“Kami tegaskan bahwa kepanitiaan tidak pernah menghilang. Seluruh panitia masih tetap bekerja dan menjalankan tanggung jawabnya dalam mempersiapkan Palopo Cup,” ujar Wira Yudha Hartanto, seperti dikutip Indeksmedia.id, Rabu, 29 Juli 2026.

Wira menjelaskan, masalah utama yang dihadapi panitia berkaitan dengan belum adanya kepastian dukungan anggaran yang sejak awal diharapkan menopang kebutuhan operasional turnamen.

Karena itu, menurut dia, panitia memilih menahan pelaksanaan sambil mengupayakan solusi agar kompetisi tetap bisa digelar.

Kekecewaan Peserta Muncul Lebih Dulu

Kekecewaan peserta lebih dulu mencuat karena mereka datang dengan asumsi turnamen siap dimulai.

Dalam keterangan yang beredar di media sosial, tim-tim peserta mengaku telah mengikuti arahan jadwal dan menuntaskan kewajiban pendaftaran, sehingga batalnya agenda di hari pelaksanaan menimbulkan tanda tanya besar.

SulawesiPos.com – Turnamen sepak bola antarkelurahan Palopo Cup 2026 yang dijadwalkan mulai bergulir di Lapangan Gaspa, Kota Palopo, Rabu, 29 Juli 2026, urung dimulai setelah sejumlah peserta yang datang ke lokasi mengaku tidak menemukan panitia penyelenggara.

Situasi itu memicu kekecewaan puluhan tim yang disebut sudah menerima jadwal pertandingan, melunasi biaya pendaftaran, dan menyiapkan skuad untuk laga pembuka.

Informasi awal mengenai batalnya agenda itu beredar dari unggahan akun Palopo Info.

Dalam unggahan tersebut, peserta disebut telanjur hadir di Lapangan Gaspa, tetapi pertandingan tidak berjalan dan hingga saat itu belum ada penjelasan resmi dari panitia mengenai penyebab penundaan atau pembatalan pelaksanaan.

Namun pada hari yang sama, muncul klarifikasi dari Ketua Gerakan Mahasiswa Palopo atau GERMAPA, Wira Yudha Hartanto.

Ia membantah tudingan bahwa kepanitiaan Palopo Cup menghilang dan menegaskan bahwa panitia masih bekerja sambil mencari jalan keluar atas kendala yang muncul menjelang pelaksanaan.

BACA JUGA:  Barcelona Rilis Jersey Spesial Bareng Olivia Rodrigo untuk El Clásico, Kolaborasi Spotify Makin Ikonik!

“Kami tegaskan bahwa kepanitiaan tidak pernah menghilang. Seluruh panitia masih tetap bekerja dan menjalankan tanggung jawabnya dalam mempersiapkan Palopo Cup,” ujar Wira Yudha Hartanto, seperti dikutip Indeksmedia.id, Rabu, 29 Juli 2026.

Wira menjelaskan, masalah utama yang dihadapi panitia berkaitan dengan belum adanya kepastian dukungan anggaran yang sejak awal diharapkan menopang kebutuhan operasional turnamen.

Karena itu, menurut dia, panitia memilih menahan pelaksanaan sambil mengupayakan solusi agar kompetisi tetap bisa digelar.

Kekecewaan Peserta Muncul Lebih Dulu

Kekecewaan peserta lebih dulu mencuat karena mereka datang dengan asumsi turnamen siap dimulai.

Dalam keterangan yang beredar di media sosial, tim-tim peserta mengaku telah mengikuti arahan jadwal dan menuntaskan kewajiban pendaftaran, sehingga batalnya agenda di hari pelaksanaan menimbulkan tanda tanya besar.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru