Yuli Novita Sari Tetap Bekerja, Jadi Tulang Punggung Keluarga di Tengah Kasus dengan Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong

“Kadang turun di pasar, kadang juga tidak karena sakit,” tutur Yuli.

Tetap Jalankan Tugas Meski Kerap Lembur

Dalam kesehariannya, Yuli bertugas menyiapkan konsumsi untuk pimpinan DPRD Bone dan tamu yang datang.

Ia juga mendampingi berbagai agenda kedewanan, termasuk reses dan rapat yang terkadang berlangsung hingga malam hari.

Hampir seluruh proses pemesanan hingga penyajian konsumsi menjadi tanggung jawabnya.

Jika terjadi kendala dalam penyediaan konsumsi, Yuli mengaku sering menjadi pihak yang pertama dimintai pertanggungjawaban.

Kasus Masih Bergulir

Kasus yang menjerat Ketua DPRD Bone bermula dari dugaan penganiayaan terhadap Yuli di lingkungan kantor DPRD Bone.

Laporan tersebut telah diterima Polres Bone dan kini dalam penanganan aparat kepolisian.

Selain proses pidana, Badan Kehormatan DPRD Bone juga menyatakan akan menindaklanjuti dugaan pelanggaran etik terkait peristiwa tersebut.

Di sisi lain, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong telah membantah tuduhan melakukan pelemparan bosara dan botol ke arah Yuli.

BACA JUGA:  Komisi III DPRD Bone Sidak Pelabuhan Bajoe, Progres Perbaikan Dermaga Capai 30 Persen

Menurut versinya, benda yang dilempar diarahkan ke tanah sebagai bentuk luapan emosi, bukan kepada korban.

Sementara itu, proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap fakta dari insiden tersebut

“Kadang turun di pasar, kadang juga tidak karena sakit,” tutur Yuli.

Tetap Jalankan Tugas Meski Kerap Lembur

Dalam kesehariannya, Yuli bertugas menyiapkan konsumsi untuk pimpinan DPRD Bone dan tamu yang datang.

Ia juga mendampingi berbagai agenda kedewanan, termasuk reses dan rapat yang terkadang berlangsung hingga malam hari.

Hampir seluruh proses pemesanan hingga penyajian konsumsi menjadi tanggung jawabnya.

Jika terjadi kendala dalam penyediaan konsumsi, Yuli mengaku sering menjadi pihak yang pertama dimintai pertanggungjawaban.

Kasus Masih Bergulir

Kasus yang menjerat Ketua DPRD Bone bermula dari dugaan penganiayaan terhadap Yuli di lingkungan kantor DPRD Bone.

Laporan tersebut telah diterima Polres Bone dan kini dalam penanganan aparat kepolisian.

Selain proses pidana, Badan Kehormatan DPRD Bone juga menyatakan akan menindaklanjuti dugaan pelanggaran etik terkait peristiwa tersebut.

Di sisi lain, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong telah membantah tuduhan melakukan pelemparan bosara dan botol ke arah Yuli.

BACA JUGA:  Desa Pallime Cenrana dan Kehidupan Warga yang Tak Lepas dari Perahu

Menurut versinya, benda yang dilempar diarahkan ke tanah sebagai bentuk luapan emosi, bukan kepada korban.

Sementara itu, proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap fakta dari insiden tersebut

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru