500 Alsintan Disalurkan, Target Produksi Padi Naik hingga 10 Ton per Hektar

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone terus memperkuat sektor pertanian dengan menyalurkan ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani. Bantuan tersebut disalurkan langsung Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman kepada kelompok tani bertempat di Kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone, Kamis (23/7/2026).

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman mengatakan, sebanyak 500 unit bantuan alsintan mulai didistribusikan hari ini. Bantuan itu terdiri atas combine harvester, traktor roda empat, traktor roda dua, pompa air, hingga hand sprayer yang akan dimanfaatkan oleh kelompok tani.

“Bantuan ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Saya minta seluruh kelompok tani terus meningkatkan produktivitas pertanian agar hasil panen semakin meningkat,” tegas Bupati.

Menurutnya, program bantuan alsintan menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam mempercepat modernisasi pertanian melalui Program Maju Bersama Andi Asman Sulaiman (PM-AAS).

Bupati optimistis, dukungan alsintan tersebut akan berdampak langsung terhadap peningkatan hasil panen. Jika selama ini rata-rata produksi padi berkisar 7 ton per hektar, maka tahun ini ditargetkan meningkat menjadi 9 hingga 10 ton per hektar.

BACA JUGA:  Bupati Bone Bagikan 46 Sapi Kurban, Pastikan Hewan Sehat dan Aman Dikonsumsi Warga

“Semoga bantuan ini mampu menunjang peningkatan pendapatan petani. Target kita produksi padi naik dari rata-rata 7 ton menjadi 9 sampai 10 ton per hektare,” ujarnya.

unit alat dan mesin pertanian (alsintan)

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bone, Nurdin SP menjelaskan, luas lahan pertanian di Kabupaten Bone mencapai 119.296,42 hektare.

Rinciannya terdiri atas 43.107 hektare sawah irigasi, 69.081 hektare sawah tadah hujan, 5.914 hektare sawah rawa pasang surut, dan 1.193 hektare sawah rawa lebak.

Dengan potensi tersebut, rata-rata produksi padi di Bone saat ini berada pada kisaran 5–7 ton per hektare, sedangkan produksi jagung mencapai 6–7 ton per hektare.

Untuk mendukung peningkatan produksi, sepanjang tahun ini Pemerintah Kabupaten Bone menyalurkan 1.568 unit alsintan yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi Sulawesi Selatan, dan APBD Kabupaten Bone.

Bantuan tersebuT didistribusikan ke 27 kecamatan. Adapun jenis alsintan yang disalurkan meliputi 105 unit traktor roda dua, 500 unit pompa air 3 inci, 250 unit pompa air 4 inci, 50 unit pompa air 6 inci, serta 300 unit hand sprayer, ditambah berbagai alsintan lainnya sesuai kebutuhan kelompok tani.

BACA JUGA:  Simbol Bhinneka Tunggal Ika, Bupati Bone Apresiasi Baksos FORKITA

“Terima kasih kepada Menteri Pertanian (Andi Amran Sulaiman), Gubernur Sulsel (Andi Sudirman Sulaiman) dan Bupati Bone (H. Andi Asman Sulaiman) atas bantuan ini. Kami tentu berharap distribusi alsintan ini semakin mempercepat mekanisasi pertanian, mengurangi biaya produksi, mempercepat masa tanam, serta mendukung target peningkatan produksi pangan demi mewujudkan Bone sebagai salah satu lumbung pangan nasional,” tutupnya. (kar)

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone terus memperkuat sektor pertanian dengan menyalurkan ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani. Bantuan tersebut disalurkan langsung Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman kepada kelompok tani bertempat di Kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone, Kamis (23/7/2026).

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman mengatakan, sebanyak 500 unit bantuan alsintan mulai didistribusikan hari ini. Bantuan itu terdiri atas combine harvester, traktor roda empat, traktor roda dua, pompa air, hingga hand sprayer yang akan dimanfaatkan oleh kelompok tani.

“Bantuan ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Saya minta seluruh kelompok tani terus meningkatkan produktivitas pertanian agar hasil panen semakin meningkat,” tegas Bupati.

Menurutnya, program bantuan alsintan menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam mempercepat modernisasi pertanian melalui Program Maju Bersama Andi Asman Sulaiman (PM-AAS).

Bupati optimistis, dukungan alsintan tersebut akan berdampak langsung terhadap peningkatan hasil panen. Jika selama ini rata-rata produksi padi berkisar 7 ton per hektar, maka tahun ini ditargetkan meningkat menjadi 9 hingga 10 ton per hektar.

BACA JUGA:  Bupati Bone Apresiasi Program Bone Berhaji BSI, Dorong Masyarakat Rencanakan Ibadah Haji Sejak Dini

“Semoga bantuan ini mampu menunjang peningkatan pendapatan petani. Target kita produksi padi naik dari rata-rata 7 ton menjadi 9 sampai 10 ton per hektare,” ujarnya.

unit alat dan mesin pertanian (alsintan)

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bone, Nurdin SP menjelaskan, luas lahan pertanian di Kabupaten Bone mencapai 119.296,42 hektare.

Rinciannya terdiri atas 43.107 hektare sawah irigasi, 69.081 hektare sawah tadah hujan, 5.914 hektare sawah rawa pasang surut, dan 1.193 hektare sawah rawa lebak.

Dengan potensi tersebut, rata-rata produksi padi di Bone saat ini berada pada kisaran 5–7 ton per hektare, sedangkan produksi jagung mencapai 6–7 ton per hektare.

Untuk mendukung peningkatan produksi, sepanjang tahun ini Pemerintah Kabupaten Bone menyalurkan 1.568 unit alsintan yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi Sulawesi Selatan, dan APBD Kabupaten Bone.

Bantuan tersebuT didistribusikan ke 27 kecamatan. Adapun jenis alsintan yang disalurkan meliputi 105 unit traktor roda dua, 500 unit pompa air 3 inci, 250 unit pompa air 4 inci, 50 unit pompa air 6 inci, serta 300 unit hand sprayer, ditambah berbagai alsintan lainnya sesuai kebutuhan kelompok tani.

BACA JUGA:  Lima Desa di Cenrana Butuh Pangan, Bupati Bone Langsung Hubungi Kepala Bulog

“Terima kasih kepada Menteri Pertanian (Andi Amran Sulaiman), Gubernur Sulsel (Andi Sudirman Sulaiman) dan Bupati Bone (H. Andi Asman Sulaiman) atas bantuan ini. Kami tentu berharap distribusi alsintan ini semakin mempercepat mekanisasi pertanian, mengurangi biaya produksi, mempercepat masa tanam, serta mendukung target peningkatan produksi pangan demi mewujudkan Bone sebagai salah satu lumbung pangan nasional,” tutupnya. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru