Bulog Bone Pastikan Cadangan Pangan Aman, Stok Beras 55 Ribu Ton, Suplai Daerah Defisit hingga Hadapi El Nino

SulawesiPos.com – Perum Bulog Cabang Bone memastikan ketersediaan cadangan pangan pemerintah di Kabupaten Bone dalam kondisi aman dan mencukupi. Saat ini, stok beras yang dikelola mencapai sekitar 55 ribu ton, didukung stok komoditas lainnya berupa 7.500 ton jagung, 14.700 liter minyak goreng, dan 5 ton gula.

Kepala Perum Bulog Cabang Bone, Andi Iskandar Zulkarnaeng menyampaikan, cadangan pangan tersebut tidak hanya dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bone, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam penyaluran bantuan pangan serta pemerataan stok ke sejumlah daerah yang mengalami defisit pangan.

Beberapa wilayah seperti Papua, Maluku, dan Kalimantan menjadi daerah tujuan distribusi cadangan pangan pemerintah.

Bahkan, Jawa Timur, yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional, juga pernah menerima pasokan jagung dari Bone untuk mendukung kebutuhan bantuan pangan.

“Alhamdulillah, Bone sudah tergolong mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pangannya. Insya Allah, meskipun terjadi fenomena El Nino, ketersediaan pangan di Bone tetap aman dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ungkapnya kepada SulawesiPos.com, Senin (20/7/2026).

BACA JUGA:  Bulog Bone Pastikan Stok MinyaKita Aman, Tersedia 20 Ribu Liter

Bulog juga menegaskan bahwa penyaluran cadangan pangan ke berbagai daerah tidak mengganggu pasokan beras bagi masyarakat Kabupaten Bone.

Ketersediaan beras untuk konsumsi masyarakat tetap terjaga sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran terhadap kebutuhan pangan lokal.

Selain menyalurkan bantuan pangan pemerintah, Bulog Bone juga terus mengoptimalkan distribusi beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) sebagai upaya menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

Program tersebut dilaksanakan melalui sinergi bersama TNI, aparat kecamatan, serta pemerintah desa agar penyalurannya tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Perum Bulog Cabang Bone optimistis mampu menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional, terutama bagi wilayah-wilayah yang masih mengalami kekurangan stok,” tutupnya. (kar)

SulawesiPos.com – Perum Bulog Cabang Bone memastikan ketersediaan cadangan pangan pemerintah di Kabupaten Bone dalam kondisi aman dan mencukupi. Saat ini, stok beras yang dikelola mencapai sekitar 55 ribu ton, didukung stok komoditas lainnya berupa 7.500 ton jagung, 14.700 liter minyak goreng, dan 5 ton gula.

Kepala Perum Bulog Cabang Bone, Andi Iskandar Zulkarnaeng menyampaikan, cadangan pangan tersebut tidak hanya dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bone, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam penyaluran bantuan pangan serta pemerataan stok ke sejumlah daerah yang mengalami defisit pangan.

Beberapa wilayah seperti Papua, Maluku, dan Kalimantan menjadi daerah tujuan distribusi cadangan pangan pemerintah.

Bahkan, Jawa Timur, yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional, juga pernah menerima pasokan jagung dari Bone untuk mendukung kebutuhan bantuan pangan.

“Alhamdulillah, Bone sudah tergolong mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pangannya. Insya Allah, meskipun terjadi fenomena El Nino, ketersediaan pangan di Bone tetap aman dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ungkapnya kepada SulawesiPos.com, Senin (20/7/2026).

BACA JUGA:  Menuju Swasembada Pangan, BULOG Catat Rekor Serapan 3,01 Juta Ton, Bone Tembus 81.786 Ton

Bulog juga menegaskan bahwa penyaluran cadangan pangan ke berbagai daerah tidak mengganggu pasokan beras bagi masyarakat Kabupaten Bone.

Ketersediaan beras untuk konsumsi masyarakat tetap terjaga sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran terhadap kebutuhan pangan lokal.

Selain menyalurkan bantuan pangan pemerintah, Bulog Bone juga terus mengoptimalkan distribusi beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) sebagai upaya menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

Program tersebut dilaksanakan melalui sinergi bersama TNI, aparat kecamatan, serta pemerintah desa agar penyalurannya tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Perum Bulog Cabang Bone optimistis mampu menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional, terutama bagi wilayah-wilayah yang masih mengalami kekurangan stok,” tutupnya. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru