SulawesiPos.com – Jalan menuju UPT SMA Al Jameah Pattuku di Kecamatan Bontocani bukanlah jalur yang mudah. Hamparan perbukitan, jalan berliku, dan jarak yang jauh dari pusat kota menjadi bagian dari keseharian para siswa yang menuntut ilmu di sekolah yang berada di wilayah terluar Kabupaten Bone itu.
Namun, pada Rabu (15/4/2026), suasana sekolah berubah. Senyum dan rasa penasaran menghiasi wajah para siswa ketika Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M bersama Wakil Bupati Bone, H Andi Akmal Pasluddin tiba untuk menyapa mereka secara langsung.
Tak ada sekat, Bupati dan Wabup berjalan di antara para pelajar, menyalami mereka satu per satu, menanyakan cita-cita, hingga mendengarkan cerita tentang perjalanan mereka menuju sekolah.
Percakapan sederhana itu menghadirkan kehangatan yang membuat para siswa merasa diperhatikan.
Di tengah kebersamaan tersebut, sebuah momen saat Bupati AAS memanggil para siswa, lalu menghadiahkan sepasang sepatu baru.
Bagi sebagian orang, sepasang sepatu mungkin hanyalah benda biasa. Namun di sekolah yang berada jauh dari hiruk-pikuk kota, hadiah itu menjadi simbol bahwa ada pemimpin yang datang bukan hanya membawa sambutan, tetapi juga membawa kepedulian.
Tepuk tangan spontan terdengar dari para guru dan siswa. Wajah sang siswa memancarkan kebahagiaan, sementara teman-temannya ikut larut dalam suasana penuh kehangatan.
Bupati AAS mengatakan bahwa tidak boleh ada anak Bone yang merasa tertinggal hanya karena tinggal di daerah terpencil. Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk bermimpi, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Saya datang ke sini untuk memastikan bahwa anak-anak di wilayah terluar juga merasakan kehadiran pemerintah. Pendidikan adalah jalan terbaik mengubah masa depan. Jangan pernah menyerah dengan keadaan. Teruslah belajar dan gantungkan cita-cita setinggi mungkin, karena pemerintah akan terus berusaha hadir mendampingi kalian,” ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa membangun pendidikan bukan hanya soal mendirikan gedung sekolah, tetapi juga memastikan setiap anak mendapatkan perhatian, motivasi, dan kesempatan yang sama.
“Sekolah-sekolah di pelosok adalah bagian penting dari masa depan Bone. Kita ingin seluruh anak, di mana pun mereka berada, tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa daerah ini semakin maju. Tidak boleh ada yang tertinggal,” tegasnya.
Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala BKPSDM Bone, Edy Saputra Syam dan Kepala Dinas Pertanian Bone, Nurdin. (kar)


