SulawesiPos.com – Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Bone mencatat prestasi membanggakan dalam Rapat Koordinasi Hasil Evaluasi Kinerja Semester I Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Bone, Senin (13/7/2026).
PSDA berhasil meraih predikat Terbaik I dalam kategori serapan anggaran dan pelaksanaan program, sekaligus menerima bonus pembinaan sebesar Rp10 juta dari Bupati Bone sebagai bentuk apresiasi atas capaian tersebut.
Sementara itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menempati posisi Terbaik II pada kategori yang sama.
Penghargaan diterima langsung Kepala Dinas PSDA Bone, Kasdar.
Keberhasilan PSDA tidak lepas dari tingginya realisasi anggaran yang dibarengi dengan pelaksanaan program pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat.
Sepanjang Semester I 2026, berbagai pekerjaan infrastruktur sumber daya air telah terlaksana di 29 titik yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bone.
Program tersebut meliputi pembangunan dan rehabilitasi irigasi permukaan, saluran induk, saluran sekunder, serta Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
Tak hanya itu, pada tahun 2026, PSDA juga berhasil memperoleh alokasi pembangunan 10 embung yang akan menjadi sumber cadangan air bagi sektor pertanian dan masyarakat di berbagai wilayah.
Dari sisi anggaran, Dinas PSDA menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2026, nilai anggaran yang dikelola mencapai sekitar Rp400 miliar, meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp200 miliar.
Peningkatan anggaran tersebut menjadi bukti kepercayaan pemerintah terhadap kemampuan PSDA dalam mengelola program strategis secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan dedikasi seluruh jajaran Dinas PSDA Bone. Kami bersyukur atas kepercayaan dan apresiasi yang diberikan Bupati Bone. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, terutama dalam memastikan setiap anggaran yang dikelola benar-benar terserap secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.
Kasdar menambahkan, capaian tersebut tidak terlepas dari keberhasilan pelaksanaan berbagai program strategis di sektor sumber daya air.
“Tahun ini kami melaksanakan berbagai pekerjaan di 29 titik yang tersebar di sejumlah kecamatan, meliputi pembangunan dan rehabilitasi irigasi permukaan, saluran induk, saluran sekunder, hingga Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT). Selain itu, Kabupaten Bone juga memperoleh alokasi pembangunan 10 embung pada tahun 2026 sebagai upaya memperkuat ketahanan air untuk sektor pertanian,” pungkasnya.
Ia juga menegaskan bahwa peningkatan anggaran dari sekitar Rp200 miliar menjadi Rp400 miliar pada tahun 2026 merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan kinerja yang maksimal.
“Kami berkomitmen menjaga kepercayaan ini dengan bekerja lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Target kami bukan hanya serapan anggaran yang tinggi, tetapi juga memastikan setiap program memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan petani dan masyarakat Kabupaten Bone,” tutupnya.
Penghargaan yang diberikan Bupati Bone diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, mempercepat serapan anggaran, serta memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. (kar)


