Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan untuk Keluarga Bocah Korban Tenggelam di Pantai Depan Masjid 99 Kubah

SulawesiPos.com – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyalurkan bantuan sosial kemanusiaan kepada keluarga Muh Hafid Al-Imran, bocah 10 tahun yang meninggal dunia setelah tenggelam di pantai depan Masjid 99 Kubah, kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar. Bantuan itu diserahkan kepada ibu korban, Nurhadija Saipa, pada Sabtu (4/7/2026), saat keluarga masih berduka setelah musibah yang terjadi dua hari sebelumnya.

Bantuan disalurkan melalui Staf Khusus Gubernur Sulsel, Achmad Hidayat, dalam bentuk dana santunan dan sejumlah paket sembako.

Langkah itu menjadi respons cepat pemerintah provinsi setelah insiden tenggelam yang menimpa Hafid saat mandi bersama dua saudaranya di kawasan pantai depan masjid tersebut pada Kamis sore (2/7/2026).

Dari laporan penanganan di lapangan, korban sempat dinyatakan hilang sebelum dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan. Hafid kemudian ditemukan sekitar pukul 18.37 Wita dalam kondisi meninggal dunia. Dua saudaranya dilaporkan selamat dari insiden itu.

Achmad Hidayat menegaskan bantuan tersebut merupakan arahan langsung dari gubernur sebagai bentuk empati kepada keluarga korban.

BACA JUGA:  Sinergi IKA UNHAS dan Pemkot Makassar, Bagikan 300 Paket Sembako untuk Pahlawan Lapangan

“Atas arahan Bapak Gubernur, kami menyerahkan bantuan sosial kemanusiaan kepada keluarga almarhum. Beliau sangat peka dan memiliki empati yang besar terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga,” kata Achmad Hidayat dikutip Senin (6/7/2026).

Nurhadija Saipa, yang sehari-hari membantu mengurus Panti Asuhan Hikmah, menerima bantuan itu di rumahnya di Jalan Kakatua II, Kecamatan Mamajang.

Di tengah suasana duka, ia menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada keluarganya.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Gubernur atas bantuan dan kepeduliannya kepada kami. Semoga Allah membalas segala kebaikan beliau,” ucap Nurhadija.

Penyerahan bantuan itu turut dihadiri perwakilan Dinas Sosial Sulsel, unsur pengurus Masjid 99 Kubah, para imam masjid, serta tokoh keagamaan yang ikut memberikan dukungan moril kepada keluarga korban.

Kehadiran mereka membuat penyaluran bantuan tidak hanya berbentuk santunan material, tetapi juga penguatan psikologis bagi keluarga yang baru kehilangan anak.

BACA JUGA:  Pemprov Sulsel Perkuat Armada Nelayan Bone dengan Bantuan Kapal 15 GT

Musibah tenggelam di kawasan wisata tepi laut depan Masjid 99 Kubah itu kembali menyorot pentingnya pengawasan anak di area perairan terbuka, terutama pada jam ramai kunjungan sore hari.

Dalam kasus ini, bantuan yang disalurkan pemerintah hadir setelah proses evakuasi dan masa awal duka keluarga, ketika kebutuhan dukungan sosial dan kemanusiaan menjadi sangat mendesak.

SulawesiPos.com – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyalurkan bantuan sosial kemanusiaan kepada keluarga Muh Hafid Al-Imran, bocah 10 tahun yang meninggal dunia setelah tenggelam di pantai depan Masjid 99 Kubah, kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar. Bantuan itu diserahkan kepada ibu korban, Nurhadija Saipa, pada Sabtu (4/7/2026), saat keluarga masih berduka setelah musibah yang terjadi dua hari sebelumnya.

Bantuan disalurkan melalui Staf Khusus Gubernur Sulsel, Achmad Hidayat, dalam bentuk dana santunan dan sejumlah paket sembako.

Langkah itu menjadi respons cepat pemerintah provinsi setelah insiden tenggelam yang menimpa Hafid saat mandi bersama dua saudaranya di kawasan pantai depan masjid tersebut pada Kamis sore (2/7/2026).

Dari laporan penanganan di lapangan, korban sempat dinyatakan hilang sebelum dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan. Hafid kemudian ditemukan sekitar pukul 18.37 Wita dalam kondisi meninggal dunia. Dua saudaranya dilaporkan selamat dari insiden itu.

Achmad Hidayat menegaskan bantuan tersebut merupakan arahan langsung dari gubernur sebagai bentuk empati kepada keluarga korban.

BACA JUGA:  Cegah Praktik Korupsi, Pemkab Bone Siap Terapkan Integrasi Layanan Pertanahan

“Atas arahan Bapak Gubernur, kami menyerahkan bantuan sosial kemanusiaan kepada keluarga almarhum. Beliau sangat peka dan memiliki empati yang besar terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga,” kata Achmad Hidayat dikutip Senin (6/7/2026).

Nurhadija Saipa, yang sehari-hari membantu mengurus Panti Asuhan Hikmah, menerima bantuan itu di rumahnya di Jalan Kakatua II, Kecamatan Mamajang.

Di tengah suasana duka, ia menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada keluarganya.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Gubernur atas bantuan dan kepeduliannya kepada kami. Semoga Allah membalas segala kebaikan beliau,” ucap Nurhadija.

Penyerahan bantuan itu turut dihadiri perwakilan Dinas Sosial Sulsel, unsur pengurus Masjid 99 Kubah, para imam masjid, serta tokoh keagamaan yang ikut memberikan dukungan moril kepada keluarga korban.

Kehadiran mereka membuat penyaluran bantuan tidak hanya berbentuk santunan material, tetapi juga penguatan psikologis bagi keluarga yang baru kehilangan anak.

BACA JUGA:  Duplikat Jembatan Pasar Sentral Maros Segera Dibangun, Anggaran Rp54,6 Miliar Disiapkan

Musibah tenggelam di kawasan wisata tepi laut depan Masjid 99 Kubah itu kembali menyorot pentingnya pengawasan anak di area perairan terbuka, terutama pada jam ramai kunjungan sore hari.

Dalam kasus ini, bantuan yang disalurkan pemerintah hadir setelah proses evakuasi dan masa awal duka keluarga, ketika kebutuhan dukungan sosial dan kemanusiaan menjadi sangat mendesak.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru