SulawesiPos.com – Seorang siswi SMP berinisial NR (12) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengalami luka di bagian leher usai diduga menjadi korban perundungan oleh sejumlah rekannya sendiri.
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Pannyangkalang, Kecamatan Bajeng, dan videonya kini viral di media sosial hingga memicu perhatian publik.
Dalam rekaman yang beredar, korban terlihat mendapat perlakuan kasar dari beberapa siswi lain.
Jilbab korban ditarik hingga terlepas, lalu korban dijambak dengan kasar lalu tersungkur ke tanah saat berada di tengah kerumunan pelajar.
Akibat kejadian itu, korban dilaporkan mengalami luka gores pada bagian leher serta trauma psikologis.
Kanit PPA Satreskrim Polres Gowa, Ipda Nida Hanifah, mengatakan pihak kepolisian langsung bergerak melakukan penyelidikan setelah video tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.
“Akibat aksi brutal tersebut, korban mengalami rasa sakit yang cukup serius pada bagian leher dan kepalanya,” kata Ipda Nida Hanifah, dikutip Rabu (20/5/2026).
Polisi telah mengamankan lima siswi yang diduga terlibat dalam aksi perundungan tersebut.
Seluruhnya masih berstatus pelajar dan menjalani pemeriksaan secara khusus karena masih di bawah umur.
Selain meminta keterangan para terduga pelaku, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk jilbab korban yang robek saat insiden berlangsung.
Dari hasil pemeriksaan sementara, dugaan perundungan itu dipicu persoalan komunikasi di media sosial yang berujung kesalahpahaman antarpelajar.
“Motifnya sementara ini diduga karena kesalahpahaman akibat ucapan yang tidak menyenangkan,” tambahnya secara terpisah.
Karena korban dan pelaku masih anak-anak, proses hukum dilakukan sesuai Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) dengan pendampingan orang tua serta pihak terkait lainnya.

