Dipengaruhi Alkohol, Dua Pemuda Aniaya Warga di Bone hingga Kritis, Pelaku Buron

SulawesiPos.com – Aksi brutal dua pemuda yang diduga dipengaruhi minuman beralkohol berujung pada penganiayaan terhadap warga di Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu (22/4/2026).

Peristiwa tersebut melibatkan dua pemuda bernama Adi dan James yang terlibat perkelahian di depan rumah salah satu korban, Muh. Adhar Gibran (24). Niat baik korban untuk melerai justru berujung petaka.

“Saya tidak tahu apa masalahnya sampai mereka berkelahi. Niat saya hanya ingin melerai karena kami saling kenal, tapi malah saya yang diserang,” ungkap Gibran.

Menurutnya, salah satu pelaku bahkan masuk ke dalam rumah dan melakukan penyerangan secara brutal. Gibran mengaku mengalami luka serius setelah tangannya diserang menggunakan senjata tajam jenis samurai.

“Dia masuk ke rumah dan menyerang saya membabi buta, tangan saya kena samurai,” jelasnya, Kamis (23/4/2026).

Tak hanya Gibran, ibunya, Asriani (42), juga menjadi korban dalam insiden tersebut. Ia mengalami luka setelah dipukul menggunakan kayu hingga menyebabkan pendarahan di bagian mata.

BACA JUGA: 
Tekan Angka Stunting, BAZNAS Bone Gandeng Puskemas Awangpone Salurkan Bantuan Gizi untuk Balita dan Ibu Hamil

“Ibu saya juga dipukul pakai kayu sampai matanya berdarah,” tambah Gibran.

Akibat kejadian itu, kedua korban kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Tenriawaru Bone.

Sementara itu, kedua pelaku yang diketahui bernama Adi dan James hingga kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Aparat masih melakukan upaya pencarian dan mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku untuk segera melapor.

Kasus ini menjadi peringatan serius terkait bahaya konsumsi alkohol yang dapat memicu tindakan kriminal dan merugikan orang lain.

Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan jika terjadi potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar. (kar)

SulawesiPos.com – Aksi brutal dua pemuda yang diduga dipengaruhi minuman beralkohol berujung pada penganiayaan terhadap warga di Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu (22/4/2026).

Peristiwa tersebut melibatkan dua pemuda bernama Adi dan James yang terlibat perkelahian di depan rumah salah satu korban, Muh. Adhar Gibran (24). Niat baik korban untuk melerai justru berujung petaka.

“Saya tidak tahu apa masalahnya sampai mereka berkelahi. Niat saya hanya ingin melerai karena kami saling kenal, tapi malah saya yang diserang,” ungkap Gibran.

Menurutnya, salah satu pelaku bahkan masuk ke dalam rumah dan melakukan penyerangan secara brutal. Gibran mengaku mengalami luka serius setelah tangannya diserang menggunakan senjata tajam jenis samurai.

“Dia masuk ke rumah dan menyerang saya membabi buta, tangan saya kena samurai,” jelasnya, Kamis (23/4/2026).

Tak hanya Gibran, ibunya, Asriani (42), juga menjadi korban dalam insiden tersebut. Ia mengalami luka setelah dipukul menggunakan kayu hingga menyebabkan pendarahan di bagian mata.

BACA JUGA: 
Bintara Polda Sulsel Meninggal di Asrama, Keluarga Duga Ada Penganiayaan Senior-Polda Sulsel Visum

“Ibu saya juga dipukul pakai kayu sampai matanya berdarah,” tambah Gibran.

Akibat kejadian itu, kedua korban kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Tenriawaru Bone.

Sementara itu, kedua pelaku yang diketahui bernama Adi dan James hingga kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Aparat masih melakukan upaya pencarian dan mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku untuk segera melapor.

Kasus ini menjadi peringatan serius terkait bahaya konsumsi alkohol yang dapat memicu tindakan kriminal dan merugikan orang lain.

Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan jika terjadi potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru