SulawesiPos.com – Megawati Hangestri Pertiwi diproyeksikan menjadi salah satu tumpuan serangan Hyundai Hillstate saat kembali ke Liga Voli Korea musim 2026/2027.
Comeback pevoli asal Jember itu tidak hanya membawa sorotan pada perannya di lapangan, tetapi juga pada identitas barunya setelah ia memilih nomor punggung 88 dan meninggalkan angka 8 yang selama ini lekat dengan namanya.
Dalam roster terbaru Hillstate, Megawati tercantum di posisi opposite dengan nomor 88.
Pilihan itu disebut bukan karena ia ingin meninggalkan angka keberuntungannya, melainkan karena nomor 8 sudah lebih dulu identik dengan pemain senior di klub sehingga Mega memilih menunjukkan respek dan membuka fase baru dengan nomor berbeda.
Perubahan nomor itu datang bersamaan dengan proyeksi peran yang lebih besar.
Jika Hillstate benar-benar membangun pola serangannya lewat Megawati, perhatian blok lawan diperkirakan bakal lebih banyak tertarik kepadanya.
Situasi itu bisa membuka ruang bagi setter Kim Da-in untuk memainkan variasi umpan yang lebih sulit dibaca lawan.
Jordan Wilson juga berpeluang memetik keuntungan karena penjagaan lawan tidak lagi sepenuhnya tertuju ke satu jalur serangan.
Jeong Ji-yoon pun bisa mendapatkan celah tambahan saat blok lawan terkonsentrasi menutup pergerakan Megawati.
Di tengah sorotan itu, Hillstate justru melihat kembalinya Megawati sebagai kabar baik dari sisi kebugaran.
“Langsung bertemu Mega, saya tidak merasakan ada masalah besar dengan kondisi tubuhnya dan memastikan keinginannya untuk kembali ke V-League sangat kuat,” ujar pelatih kepala Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung.
Penilaian itu menguatkan sinyal bahwa Megawati dipulangkan bukan sekadar sebagai nama besar, tetapi sebagai pemain yang benar-benar disiapkan mengangkat daya ledak serangan tim.
Dengan roster baru itu, kembalinya Megawati ke Korea Selatan sejak awal sudah membawa dua sorotan sekaligus, yakni nomor punggung 88 sebagai tanda respek dan potensi peran sentralnya dalam pola serangan Hillstate.

