SulawesiPos.com – Hasil Moto3 Jerman 2026 pada Jumat, 10 Juli 2026, menghadirkan kejutan besar setelah Veda Ega Pratama tampil sebagai pembalap tercepat pada sesi practice di Sirkuit Sachsenring, Jerman, dengan catatan 1 menit 25,848 detik.
Pembalap Honda Team Asia itu menutup latihan resmi di posisi pertama, unggul tipis 0,008 detik atas Joel Esteban, sementara Eddie O’Shea melengkapi tiga besar.
Hasil itu sekaligus menjadi penegasan bahwa Veda Pratama tidak sekadar cepat satu lap, tetapi mampu membalikkan situasi setelah sempat tertahan di papan tengah pada fase awal sesi.
Pada awal practice, Veda Pratama belum langsung menonjol dan bahkan sempat berada di luar barisan depan setelah sesi dibuka dengan sejumlah insiden di lintasan.
Namun selepas masuk pit, ritme pebalap asal Gunungkidul itu berubah drastis.
Veda Pratama langsung menemukan kecepatan, memperbaiki catatan waktunya, lalu merebut posisi teratas saat sesi menyisakan sekitar enam menit.
Catatan terbaik itu bertahan hingga practice berakhir, sekaligus memastikan Veda Pratama lolos langsung ke Q2.
Mengapa Veda Pratama Bisa Jadi yang Tercepat?
Setidaknya ada tiga faktor yang paling terlihat dari hasil practice tersebut.
Pertama, Veda Pratama sudah punya bekal kuat di Sachsenring.
Sirkuit ini bukan trek asing baginya karena pada musim 2025 Veda Pratama pernah menang di Sachsenring saat tampil di Red Bull MotoGP Rookies Cup.
Modal pengalaman itu penting karena Sachsenring dikenal sebagai lintasan pendek, teknis, dan menuntut presisi tinggi di rangkaian tikungan.
Kedua, Veda Pratama menunjukkan kemampuan adaptasi yang cepat setelah sesi awal yang tidak ideal.
Saat banyak rider masih mencari ritme terbaik, Veda Pratama justru mampu melakukan lonjakan besar setelah keluar dari pit dan langsung mencatat lap yang sulit dikejar pembalap lain.
Perubahan itu menunjukkan kombinasi feeling terhadap trek, pembacaan grip lintasan, dan momentum yang tepat pada fase penentuan.
Ketiga, ketenangan pada putaran akhir menjadi pembeda.
Di tengah practice yang sempat diwarnai crash dan persaingan lap time yang rapat, Veda Pratama bisa menaruh catatan terbaik pada fase krusial, lalu mempertahankannya sampai bendera finis sesi dikibarkan.
Itu membuat kecepatan Veda Pratama bukan hanya soal agresivitas, tetapi juga soal eksekusi saat peluang terbuka.
Hasil practice ini juga terasa menonjol karena datang setelah Veda Pratama menutup FP1 di posisi ke-23.
Lompatan dari papan belakang ke posisi teratas dalam hari yang sama memperlihatkan respons cepat tim dan rider dalam menemukan setelan yang lebih pas untuk sesi utama.
Bagi Veda Pratama, status tercepat di practice belum memberi poin, tetapi memberi modal penting untuk kualifikasi dan membuka peluang besar menatap lanjutan Moto3 Jerman 2026 dengan kepercayaan diri yang jauh lebih tinggi.
Hasil Practice Moto3 Jerman 2026 di Sachsenring, Jumat 10 Juli 2026:
1. Veda Pratama (Indonesia) – Honda Team Asia – 1:25.848
2. Joel Esteban (Spanyol) – LEVEL UP – MTA – 1:25.856
3. Eddie O’Shea (Inggris) – GRYD Racing – 1:25.883
4. Jesus Rios (Spanyol) – Rivacold Snipers Team – 1:25.904
5. Alvaro Carpe (Spanyol) – Red Bull KTM Ajo – 1:25.967
6. Marco Morelli (Argentina) – CFMOTO Gaviota Aspar Team – 1:25.973
7. Hakim Danish (Malaysia) – AEON Credit – MT Helmets – MSI – 1:25.975
8. Cormac Buchanan (Selandia Baru) – CODE Motorsports – 1:26.014
9. Matteo Bertelle (Italia) – LEVEL UP – MTA – 1:26.063
10. Ryusei Yamanaka (Jepang) – AEON Credit – MT Helmets – MSI – 1:26.105
11. Brian Uriarte (Spanyol) – Red Bull KTM Ajo – 1:26.110
12. Scott Ogden (Inggris) – CIP Green Power – 1:26.131
13. Joel Kelso (Australia) – GRYD Racing – 1:26.140
14. Rico Salmela (Finlandia) – Red Bull KTM Tech3 – 1:26.220
15. Casey O’Gorman (Irlandia) – SIC58 Squadra Corse – 1:26.254
16. Marcos Uriarte (Spanyol) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 1:26.256
17. Adrian Fernandez (Spanyol) – Leopard Racing – 1:26.266
18. Valentin Perrone (Argentina) – Red Bull KTM Tech3 – 1:26.272
19. Adrian Cruces (Spanyol) – CIP Green Power – 1:26.314
20. Nicola Carraro (Italia) – Rivacold Snipers Team – 1:26.625
21. Guido Pini (Italia) – Leopard Racing – 1:26.754
22. Leo Rammerstorfer (Austria) – SIC58 Squadra Corse – 1:27.164
23. Eddie Gutierrez (Meksiko) – CODE Motorsports – 1:29.052
Tidak masuk klasifikasi:
Maximo Quiles (Spanyol) – CFMOTO Gaviota Aspar Team
David Almansa (Spanyol) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP
Top 14 otomatis lolos ke Q2 dipimpin Veda Pratama.
Jadwal Moto3 Jerman 2026
Jumat, 10 Juli 2026
• Free Practice 1: pukul 15.00-15.35 Wita
• Practice: pukul 19.15-19.50 Wita
Sabtu, 11 Juli 2026
• Free Practice 2: pukul 14.40-15.10 Wita
• Qualifying 1: pukul 18.45-19.00 Wita
• Qualifying 2: pukul 19.10-19.25 Wita
Minggu, 12 Juli 2026
• Race Moto3 Jerman: pukul 17.00 Wita
Klasemen 10 Besar Pembalap Moto3 2026
1. Máximo Quiles (Spanyol) – CFMoto Aspar Team – 211 poin – Assen: 33’51.801
2. Álvaro Carpe (Spanyol) – Red Bull KTM Ajo / Red Bull KTM Factory Racing – 121 poin – Assen: DNF, +5 laps
3. David Almansa (Spanyol) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 109 poin – Assen: 33’52.314
4. Brian Uriarte (Spanyol) – Red Bull KTM Ajo / Red Bull KTM Factory Racing – 102 poin – Assen: 33’56.239
5. Marco Morelli (Argentina) – CFMoto Aspar Team – 102 poin – Assen: 33’54.234
6. Hakim Danish (Malaysia) – MT Helmets – MSI – 82 poin – Assen: 33’56.276
7. Veda Pratama (Indonesia) – Honda Team Asia – 82 poin – Assen: DNF, +12 laps
8. Valentín Perrone (Argentina) – Red Bull KTM Tech3 – 79 poin – Assen: 33’54.352
9. David Muñoz (Spanyol) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 52 poin – Assen: tidak start / tidak tercatat
10. Guido Pini (Italia) – Leopard Racing – 48 poin – Assen: 34’06.638


