Klasemen Super League 2026/2027: Bali United Puncak, PSM Ke-13

SulawesiPos.com – Bali United memimpin klasemen Super League 2026/2027 setelah seluruh pertandingan pekan kedua tuntas pada Minggu (13/9/2026).

Serdadu Tridatu mengoleksi enam poin dan unggul produktivitas gol atas Madura United, sedangkan Persija Jakarta menempati posisi ketiga.

Arema FC naik ke urutan keempat, sementara PSM Makassar berada di posisi ke-13 setelah kedua tim bermain imbang 3-3.

Bali United menyapu dua pertandingan pertama dengan kemenangan.

Setelah menundukkan PSS Sleman 2-1 pada pekan pembuka, tim asal Pulau Dewata mengalahkan Isenmulang Kalteng FC 4-1.

Hasil tersebut membuat Bali United mengoleksi enam poin dengan selisih gol plus empat.

Madura United mempunyai poin dan selisih gol yang sama, tetapi berada di posisi kedua karena baru mencetak lima gol, satu lebih sedikit daripada Bali United.

Persija menjadi tim ketiga yang mempertahankan rekor sempurna.

Macan Kemayoran mengalahkan Borneo FC 1-0 pada laga pertama, kemudian menundukkan Persib Bandung 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

BACA JUGA:  PSM Makassar Kalah di Kandang Lagi, Telan 4 Kekalahan Beruntun di Liga 1

Arema belum terkalahkan dan menempati posisi keempat dengan empat poin.

Singo Edan memiliki selisih gol plus empat setelah menang 4-0 atas Isenmulang dan bermain 3-3 melawan PSM di Parepare.

Persita Tangerang, Dewa United, dan Persebaya Surabaya juga mengoleksi empat poin.

Ketiganya berada di posisi kelima hingga ketujuh berdasarkan produktivitas gol setelah sama-sama memiliki selisih gol plus satu.

Persebaya menjadi tim terakhir yang mengubah klasemen pekan kedua.

Bajul Ijo mengalahkan PSIM Yogyakarta 1-0 melalui sundulan Alex Martin pada menit ke-81 di Stadion Gelora Bung Tomo.

PSM Raih Poin Pertama

PSM meraih poin pertama musim ini setelah bangkit dari ketertinggalan 1-3 dan menahan Arema 3-3.

Dua gol Luka Cumic, termasuk gol penyama pada menit 90+6, menyelamatkan Juku Eja dari kekalahan kandang.

Hasil tersebut belum cukup mengangkat PSM dari papan bawah.

Juku Eja berada di posisi ke-13 dengan satu poin, mencetak empat gol, kebobolan enam kali, dan mempunyai selisih gol minus dua.

BACA JUGA:  PSM Makassar Selangkah Lagi Dapatkan Navarone Foor, Gelandang Berdarah Maluku-Toraja

PSM berada di bawah PSIM yang sama-sama mengoleksi satu poin.

Laskar Mataram mempunyai selisih gol minus satu, sedangkan Garudayaksa FC menempati posisi ke-14 dengan satu poin dan selisih gol minus dua.

Dua Klub Memulai Musim dengan Poin Minus

Java United dan Isenmulang berada di dua posisi terbawah setelah masing-masing menerima pengurangan dua poin dari I.League.

Sanksi dijatuhkan karena kedua klub mengubah home base atau stadion setelah proses Club Licensing Cycle 2025/2026 selesai.

Perubahan itu membuat kriteria infrastruktur dalam regulasi lisensi klub tidak terpenuhi.

“Perubahan home base atau stadion setelah proses Club Licensing Cycle 2025/26 selesai menyebabkan terdapat kriteria infrastruktur yang tidak terpenuhi. Sesuai dengan Regulasi Club Licensing, kondisi tersebut memiliki konsekuensi berupa pengurangan dua poin,” kata Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra.

Tanpa pengurangan tersebut, Java United memperoleh satu poin dari hasil imbang pada pekan pertama dan kekalahan 2-3 dari Persita.

BACA JUGA:  PSM vs Persita: Tomas Trucha Wajibkan Menang di GBH, Pendekar Cisadane Siap Rusak Misi Kebangkitan

Isenmulang belum meraih angka setelah kalah dari Arema dan Bali United.

SulawesiPos.com – Bali United memimpin klasemen Super League 2026/2027 setelah seluruh pertandingan pekan kedua tuntas pada Minggu (13/9/2026).

Serdadu Tridatu mengoleksi enam poin dan unggul produktivitas gol atas Madura United, sedangkan Persija Jakarta menempati posisi ketiga.

Arema FC naik ke urutan keempat, sementara PSM Makassar berada di posisi ke-13 setelah kedua tim bermain imbang 3-3.

Bali United menyapu dua pertandingan pertama dengan kemenangan.

Setelah menundukkan PSS Sleman 2-1 pada pekan pembuka, tim asal Pulau Dewata mengalahkan Isenmulang Kalteng FC 4-1.

Hasil tersebut membuat Bali United mengoleksi enam poin dengan selisih gol plus empat.

Madura United mempunyai poin dan selisih gol yang sama, tetapi berada di posisi kedua karena baru mencetak lima gol, satu lebih sedikit daripada Bali United.

Persija menjadi tim ketiga yang mempertahankan rekor sempurna.

Macan Kemayoran mengalahkan Borneo FC 1-0 pada laga pertama, kemudian menundukkan Persib Bandung 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

BACA JUGA:  Persib Bandung Tertahan di Kandang Borneo FC, Gol Penalti Menit Akhir Selamatkan Pesut Etam

Arema belum terkalahkan dan menempati posisi keempat dengan empat poin.

Singo Edan memiliki selisih gol plus empat setelah menang 4-0 atas Isenmulang dan bermain 3-3 melawan PSM di Parepare.

Persita Tangerang, Dewa United, dan Persebaya Surabaya juga mengoleksi empat poin.

Ketiganya berada di posisi kelima hingga ketujuh berdasarkan produktivitas gol setelah sama-sama memiliki selisih gol plus satu.

Persebaya menjadi tim terakhir yang mengubah klasemen pekan kedua.

Bajul Ijo mengalahkan PSIM Yogyakarta 1-0 melalui sundulan Alex Martin pada menit ke-81 di Stadion Gelora Bung Tomo.

PSM Raih Poin Pertama

PSM meraih poin pertama musim ini setelah bangkit dari ketertinggalan 1-3 dan menahan Arema 3-3.

Dua gol Luka Cumic, termasuk gol penyama pada menit 90+6, menyelamatkan Juku Eja dari kekalahan kandang.

Hasil tersebut belum cukup mengangkat PSM dari papan bawah.

Juku Eja berada di posisi ke-13 dengan satu poin, mencetak empat gol, kebobolan enam kali, dan mempunyai selisih gol minus dua.

BACA JUGA:  PSM Makassar Perkenalkan Tiga Pemain Asing Baru untuk Musim 2026/2027, Ada Bek Serbia hingga Gelandang Makedonia

PSM berada di bawah PSIM yang sama-sama mengoleksi satu poin.

Laskar Mataram mempunyai selisih gol minus satu, sedangkan Garudayaksa FC menempati posisi ke-14 dengan satu poin dan selisih gol minus dua.

Dua Klub Memulai Musim dengan Poin Minus

Java United dan Isenmulang berada di dua posisi terbawah setelah masing-masing menerima pengurangan dua poin dari I.League.

Sanksi dijatuhkan karena kedua klub mengubah home base atau stadion setelah proses Club Licensing Cycle 2025/2026 selesai.

Perubahan itu membuat kriteria infrastruktur dalam regulasi lisensi klub tidak terpenuhi.

“Perubahan home base atau stadion setelah proses Club Licensing Cycle 2025/26 selesai menyebabkan terdapat kriteria infrastruktur yang tidak terpenuhi. Sesuai dengan Regulasi Club Licensing, kondisi tersebut memiliki konsekuensi berupa pengurangan dua poin,” kata Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra.

Tanpa pengurangan tersebut, Java United memperoleh satu poin dari hasil imbang pada pekan pertama dan kekalahan 2-3 dari Persita.

BACA JUGA:  Belum Resmi, Bek Jangkung Asal Serbia Nenad Lalic Ikut Latihan Perdana PSM

Isenmulang belum meraih angka setelah kalah dari Arema dan Bali United.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru