SulawesiPos.com – Juergen Klopp resmi memulai era baru Tim Nasional Jerman setelah Federasi Sepak Bola Jerman menunjuk mantan manajer Liverpool itu sebagai pelatih kepala anyar dengan kontrak empat tahun hingga Piala Dunia 2030.
Pengumuman itu sekaligus menandai babak baru Die Mannschaft setelah berpisah dengan Julian Nagelsmann usai langkah mereka terhenti di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Penunjukan Klopp diumumkan DFB pada Sabtu, 25 Juli 2026. Pelatih berusia 59 tahun itu diproyeksikan memimpin Jerman dalam tiga agenda besar, mulai dari UEFA Nations League, Euro 2028, hingga Piala Dunia 2030.
Dalam susunan stafnya, Klopp membawa orang-orang yang selama ini dekat dengan pekerjaannya, yakni Peter Krawietz, Pepijn Lijnders, dan mantan bek Borussia Dortmund, Sven Bender.
Kombinasi ini memberi sinyal bahwa Jerman ingin langsung bergerak dengan fondasi kerja yang sudah akrab dengan metode Klopp.
Peralihan Klopp dari jabatannya sebagai Head of Global Soccer di Red Bull juga disertai skema kompensasi yang tidak biasa. DFB disebut memberikan sumbangan senilai 1 juta euro ke yayasan Wings for Life milik Red Bull, serta menjadwalkan tiga pertandingan internasional di Leipzig.
Debut pertama Klopp sebagai pelatih Jerman dijadwalkan berlangsung pada 24 September 2026 saat menghadapi Belanda di Amsterdam dalam ajang UEFA Nations League. Laga itu langsung menghadirkan ujian besar karena Jerman akan membuka era barunya menghadapi lawan tradisional di level Eropa.
Dalam konferensi pers perdananya di Frankfurt, Klopp menegaskan bahwa melatih tim nasional negaranya sendiri menjadi puncak tertinggi dalam perjalanan karier kepelatihannya.
“Tanggung jawab ini adalah puncak tertinggi dalam karier saya,” ujar Klopp.
Klopp juga menyampaikan peringatan tegas kepada media soal batas privasi keluarganya. Ia menegaskan siap mengundurkan diri tanpa meminta pesangon bila kehidupan pribadinya terusik selama menangani Timnas Jerman.
Pernyataan itu langsung menjadi sorotan karena muncul bersamaan dengan dimulainya salah satu proyek paling besar dalam sepak bola Jerman menuju 2030.


