SulawesiPos.com – Pelatih asal Spanyol Pep Guardiola resmi meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2025/2026.
Keputusan tersebut menandai berakhirnya era paling sukses dalam sejarah modern klub berjuluk The Citizens itu setelah satu dekade penuh dominasi di sepak bola Inggris dan Eropa.
Pengumuman perpisahan Guardiola dikonfirmasi pada Jumat (22/5/2026).
Meski kontraknya masih tersisa hingga 2027, pelatih berusia 55 tahun tersebut memilih mengakhiri perjalanannya lebih cepat bersama City.
Dalam pernyataan emosionalnya, Guardiola mengungkapkan bahwa keputusannya bukan karena konflik internal, melainkan karena merasa waktunya sudah selesai.
“Tidak ada yang abadi.” kata mantan Pelatih Bayen tersebut.
Ia juga menyampaikan rasa cintanya kepada Manchester City dan seluruh pendukung klub yang selama ini menjadi bagian penting dalam kariernya.
“Yang abadi adalah perasaan, kenangan, dan cinta.” tutupnya.
Sejak datang ke Etihad Stadium pada 2016, Guardiola berhasil mengubah Manchester City menjadi salah satu klub terbaik dunia.
Di bawah kepemimpinannya, City meraih banyak gelar bergengsi termasuk enam trofi Premier League dan gelar Liga Champions pertama klub.
Musim 2025/2026 menjadi musim terakhir Guardiola bersama City.
Pertandingan kontra Aston Villa disebut akan menjadi laga pamungkasnya di hadapan publik Etihad Stadium.
Sebagai bentuk penghormatan, Manchester City dikabarkan akan mengabadikan nama Guardiola di stadion mereka.
Tribun baru Etihad bahkan disebut bakal dinamai “Pep Guardiola Stand”, sementara sebuah patung khusus juga tengah dipersiapkan klub.
Sementara itu, nama Enzo Maresca muncul sebagai kandidat kuat pengganti Guardiola.
Mantan asisten Guardiola tersebut disebut telah mencapai kesepakatan awal dengan manajemen Manchester City untuk menangani tim mulai musim depan.

