SulawesiPos.com – Atmosfer haru menyelimuti Stadion Metropolitano saat Équipe “Los Colchoneros” memberikan penghormatan terakhir kepada Antoine Griezmann dalam laga kandang terakhirnya bersama Atletico Madrid.
Penyerang asal Prancis itu resmi mengucapkan salam perpisahan setelah mencatat perjalanan panjang dan penuh emosi bersama klub ibu kota Spanyol tersebut pada Senin dinihari WITA.
Ribuan suporter Atletico Madrid memadati stadion dengan nuansa emosional.
Bentangan spanduk raksasa bertuliskan “Gracias, Antoine” menghiasi tribune utama sebagai bentuk apresiasi kepada pemain yang telah menjadi simbol loyalitas dan semangat juang klub selama bertahun-tahun.
Griezmann terlihat tak mampu menyembunyikan emosinya ketika maju ke tengah lapangan usai pertandingan.
Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan pidato singkat yang langsung disambut tepuk tangan panjang para fans.
“Saya mungkin tidak memberi semua trofi yang diimpikan, tetapi saya selalu memberikan hati saya untuk Atletico Madrid,” ujar Griezmann.
Momen perpisahan ini terasa semakin spesial karena Griezmann baru saja mencatat penampilan ke-500 bersama Atletico Madrid.
Catatan tersebut menempatkannya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah modern klub.
Selama berseragam Atletico, Griezmann menjadi figur penting dalam era kebangkitan klub di bawah pelatih Diego Simeone.
Ia dikenal sebagai pemain serba bisa dengan kemampuan mencetak gol, kreativitas, dan etos kerja tinggi.
Meski sempat meninggalkan Atletico untuk bergabung dengan Barcelona pada 2019, Griezmann akhirnya kembali dan mendapatkan tempat istimewa di hati para pendukung.
Dalam pidatonya, pemain berusia 35 tahun itu juga kembali meminta maaf kepada fans atas keputusan kontroversialnya meninggalkan klub beberapa tahun lalu.
“Saya pernah pergi, tetapi cinta saya untuk Atletico tidak pernah hilang,” katanya.
Setelah mengakhiri perjalanan panjangnya di Spanyol, Griezmann kini disebut siap memulai petualangan baru di Major League Soccer (MLS).
Beberapa klub Amerika Serikat dikabarkan tertarik mendatangkannya, termasuk Los Angeles FC dan Inter Miami.
Kehadiran Lionel Messi di Inter Miami disebut menjadi salah satu faktor yang bisa memengaruhi keputusan Griezmann.
Selain itu, gaya hidup di Amerika dan jadwal kompetisi yang lebih ringan juga dianggap cocok untuk fase akhir karier sang pemain.
Meski belum ada pengumuman resmi, rumor kepindahan Griezmann diperkirakan akan menjadi salah satu saga transfer terbesar musim panas 2026.

