SulawesiPos.com – Pertandingan panas tersaji saat Bali United menghadapi Borneo FC dalam lanjutan pekan ke-32 Super League 2025/2026.
Duel yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin malam, berakhir dramatis dengan kemenangan tim tamu 3-2.
Laga berlangsung sengit sejak menit awal.
Bali United tampil agresif di depan pendukung sendiri dan mampu membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-21 melalui sepakan Teppei Yachida.
Gol tersebut membuat Serdadu Tridatu bermain lebih percaya diri dan mendominasi penguasaan bola sepanjang babak pertama.
Borneo FC yang tertinggal mencoba meningkatkan intensitas serangan.
Namun rapatnya lini pertahanan Bali United membuat sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, pertandingan berubah drastis.
Borneo FC tampil jauh lebih agresif dan berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi Mariano Peralta.
Penyerang asal Argentina itu kembali menjadi mimpi buruk bagi Bali United setelah sukses mencetak gol keduanya melalui titik penalti.
Momentum pertandingan semakin panas ketika Bali United berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 usai gol bunuh diri pemain belakang Borneo FC, Caxambu.
Atmosfer stadion memanas karena kedua tim sama-sama tampil terbuka demi mencari gol kemenangan.
Saat laga terlihat akan berakhir imbang, Juan Villa muncul sebagai penentu kemenangan Pesut Etam lewat gol pada menit ke-79.
Sepakan kerasnya gagal dihentikan penjaga gawang Bali United dan mengubah skor menjadi 3-2.
Borneo FC sebenarnya sempat mencetak dua gol tambahan di sisa pertandingan.
Namun wasit menganulir keduanya karena posisi offside setelah pengecekan VAR.
Meski demikian, keunggulan satu gol tetap cukup membawa pulang tiga poin penting dari Gianyar.
Kemenangan ini membuat Borneo FC terus menjaga peluang dalam perebutan gelar Super League musim ini.
Pesut Etam kini semakin dekat dengan pemuncak klasemen dan terus memberikan tekanan hingga pekan-pekan terakhir kompetisi.
Sementara itu, kekalahan ini menjadi pukulan bagi Bali United yang kembali gagal memanfaatkan laga kandang untuk mendongkrak posisi di klasemen.
Evaluasi besar dipastikan akan dilakukan pelatih demi memperbaiki konsistensi tim menjelang akhir musim.
Pertandingan Bali United kontra Borneo FC pun menjadi salah satu duel paling menarik pekan ini karena menghadirkan tempo tinggi, drama VAR, hingga lima gol yang membuat suporter tegang sepanjang laga.

