SulawesiPos.com – Laga final UEFA Women’s European Championship menghadirkan duel sengit antara BK Häcken FF Women melawan Hammarby IF Women yang berlangsung pada 1 Mei 2026.
Pertandingan berakhir dengan skor dramatis 3-2 untuk kemenangan Häcken.
Hasil ini memastikan mereka unggul agregat 4-2 dan keluar sebagai juara.
Start Kilat Häcken, Schröder Menggila
Häcken langsung tancap gas sejak awal pertandingan.
Baru menit ke-6, F. Schröder membuka keunggulan lewat penyelesaian cepat.
Tak butuh waktu lama, pada menit ke-9, Schröder kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Gol keduanya membuat Häcken unggul 2-0 dan berada di atas angin.
Dominasi awal ini menunjukkan kesiapan mental dan taktik Häcken yang jauh lebih matang dibanding lawan.
Hammarby Bangkit, Rehnberg Perkecil Ketertinggalan
Meski tertinggal dua gol, Hammarby tidak menyerah.
Mereka mulai menemukan ritme permainan dan berhasil memperkecil skor pada menit ke-26 lewat gol S. Rehnberg.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 2-1 dan membuka kembali peluang bagi Hammarby untuk membalikkan keadaan.
Drama Babak Kedua: Soruman Samakan Skor
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin memanas.
Hammarby sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-47 melalui gol E. Sorum.
Momentum sempat berpihak ke Hammarby, dan laga terasa semakin terbuka dengan kedua tim saling menyerang.
Hattrick Schröder Pastikan Gelar Juara
Namun, Häcken kembali menunjukkan kelasnya.
Pada menit ke-53, Schröder mencetak gol ketiganya sekaligus mengunci hattrick dalam laga final ini.
Gol tersebut menjadi penentu kemenangan 3-2 untuk Häcken.
Meski Hammarby mencoba menekan di sisa waktu, skor tidak berubah hingga peluit akhir.
Statistik Singkat Pertandingan
- Skor akhir: Häcken 3-2 Hammarby
- Agregat: 4-2
- Pencetak gol Häcken: Schröder (6’, 9’, 53’)
- Pencetak gol Hammarby: Rehnberg (26’), Sorum (47’)
- Beberapa kartu kuning mewarnai laga keras di babak kedua
Häcken Layak Juara
Kemenangan ini menegaskan dominasi BK Häcken di kompetisi Eropa wanita.
Performa luar biasa Schröder menjadi pembeda utama dalam laga final ini.
Sementara itu, Hammarby tetap patut diapresiasi atas perjuangan mereka yang sempat bangkit dan memberi tekanan besar.

