SulawesiPos.com – Pertandingan antara Malut United vs Persebaya Surabaya pada lanjutan kompetisi Liga Indonesia 2025/2026 berakhir dengan kemenangan tim tamu.
Bermain di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Persebaya sukses membawa pulang tiga poin setelah menang meyakinkan dengan skor 2-0, Kamis (23/4/2026).
Kemenangan ini menjadi sangat penting bagi Persebaya yang sebelumnya tengah berada dalam tren negatif.
Sementara itu, Malut United justru harus kembali menelan hasil buruk, terutama karena kalah di hadapan pendukung sendiri.
Babak Pertama: Gol Dianulir, Skor Tetap 0-0
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil cukup berhati-hati.
Malut United yang bermain di kandang mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu.
Beberapa peluang berhasil diciptakan, namun belum mampu membuahkan hasil.
Drama terjadi di babak pertama ketika Malut United sempat mencetak gol.
Namun, setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir karena dianggap terjadi pelanggaran dalam prosesnya.
Keputusan ini menjadi momen krusial yang memengaruhi jalannya pertandingan.
Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0 meski kedua tim saling mencoba menekan.
Babak Kedua: Persebaya Lebih Tajam dan Efektif
Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih agresif dan mulai menemukan ritme permainan.
Serangan-serangan cepat dari lini tengah mulai merepotkan pertahanan Malut United.
Gol yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-73 melalui aksi Miloš Raičković.
Pemain asal Montenegro tersebut sukses memanfaatkan peluang dengan penyelesaian yang tenang dan akurat.
Tertinggal satu gol membuat Malut United mencoba bangkit.
Namun, upaya mereka sering kali kandas di lini pertahanan Persebaya yang tampil disiplin.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Malut justru kembali kebobolan di masa injury time.
Kali ini, giliran Francisco Rivera yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit 90+1.
Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan Persebaya dengan skor 2-0.
Dampak Hasil: Persebaya Bangkit, Malut Terpuruk
Hasil ini menjadi titik balik bagi Persebaya Surabaya yang akhirnya mampu menghentikan tren buruk dalam beberapa laga terakhir.
Tambahan tiga poin sangat penting untuk menjaga posisi mereka di papan atas klasemen.
Sebaliknya, Malut United harus segera berbenah.
Kekalahan di kandang sendiri memperpanjang tren negatif dan bisa berdampak pada posisi mereka di klasemen jika tidak segera bangkit.
Analisis: Efektivitas Jadi Pembeda
Jika melihat jalannya pertandingan, Malut United sebenarnya tidak bermain buruk.
Mereka mampu menciptakan beberapa peluang dan bahkan sempat mencetak gol yang dianulir.
Namun, Persebaya tampil jauh lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Dua momen krusial berhasil dikonversi menjadi gol, yang pada akhirnya menjadi pembeda dalam laga ini.
Selain itu, disiplin lini belakang Persebaya juga patut diapresiasi karena mampu meredam tekanan dari tuan rumah.
Kesimpulan
Kemenangan 2-0 atas Malut United menjadi bukti bahwa Persebaya Surabaya masih memiliki mental kuat untuk bangkit dari tekanan.
Dengan performa yang semakin solid, Bajul Ijo berpeluang kembali bersaing di papan atas.
Sementara itu, Malut United harus segera menemukan solusi untuk keluar dari tren buruk jika tidak ingin terus terpuruk di sisa musim.

