IAS Tegaskan Patarai Amir Kembali Pimpin Golkar Maros

Sulawesi Pos.com — Barisan beringin rindang di Butta Salewangang kembali merapatkan saf. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Maros kini bersiap tancap gas di bawah kepemimpinan wajah lama setelah Andi Patarai Amir dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Golkar Maros.

Penetapan mantan Ketua DPRD Maros yang kini duduk sebagai Ketua Dewan Pertimbangan partai tersebut saat ini tinggal menunggu proses administrasi di tingkat DPP dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar.

​Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menegaskan langkah penyelamatan roda organisasi ini dilakukan setelah melalui koordinasi matang bersama pengurus pusat.

Di hadapan sekitar 250 kader yang memadati Kantor DPD Golkar Maros pada Selasa, 25 Agustus 2026, IAS menyampaikan bahwa restu DPP telah dikantongi demi kelangsungan mesin partai di daerah.

​”Kami belum bisa melahirkan kebijakan organisasi karena belum dilantik. Makanya setelah berkonsultasi dengan DPP, Sekjen memberi restu kami mengumumkan informasi ini, sementara SK-nya akan dibuat oleh DPP,” tegas mantan Wali Kota Makassar dua periode tersebut saat memberikan arahan.

BACA JUGA:  IAS Ada Urusan Mendesak di Jakarta, Tunda Pertemuan dengan Pemilik Suara Musda Golkar Sulsel

​Penunjukan Patarai Amir ini sekaligus mengisi kekosongan nakhoda pascamundurnya Andi Suhartina Bohari dari tampuk pimpinan Golkar Maros beberapa waktu lalu.

Dalam sambutan penerimaannya, Patarai mengisyaratkan bahwa mandat yang ia emban telah melalui restu dan kesepakatan bulat bersama seluruh anggota fraksi serta jajaran pengurus harian.

​”Ketika rapat persiapan konsolidasi bersama fraksi Golkar, saya sempat bertanya kepada Nafa, puteri dari Suhartina Bohari, bagaimana respons Ibu Tina. Nafa jawab bahwa arahan ibu adalah lanjutkan. Nah, kesepakatan pengurus serta seluruh anggota fraksi memang meminta saya untuk mewakili,” beber Patarai Amir.

​Pertemuan konsolidasi ini juga kian mempertegas kedekatan emosional serta historis Wakil Bupati Maros, Mu’taziem Mansyur, dengan partai berlambang pohon beringin.

Hadir mewakili Bupati Maros selaku pembina politik daerah, Mu’taziem tampak semringah saat IAS menyematkan langsung rompi kuning ke tubuhnya. Kedekatan itu diakui wajar mengingat dirinya telah lebih dari 15 tahun berproses sebagai kader Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) dengan jabatan terakhir sebagai Bendahara AMPI Maros.

BACA JUGA:  Golkar Sulsel Segera Tentukan Plt Golkar Makassar Pengganti Appi

​”Terima kasih banyak kepada Golkar yang telah mengusung kami di Pilkada Maros,” ujar Mu’taziem di sela-sela agenda temu kader tersebut.

​Suasana konsolidasi bertambah hangat dengan kembalinya sejumlah tokoh senior beringin Maros, seperti Puang Esa dan Puang Emma, yang terpanggil kembali berjuang lintas generasi usai lama vakum dari hiruk-pikuk kepartaian.

Kehadiran para pimpinan kecamatan (picam)—dengan sembilan picam hadir langsung dan tiga izin—menjadi bukti denyut nadi partai mulai bergerak kencang kembali, kendati Wakil Ketua DPRD Maros H. Abdul Rasyid harus berhalangan hadir akibat kondisi kesehatan.

​Patarai Amir tak menampik rasa harunya melihat antusiasme kader yang tumpah ruah setelah sekian lama menanti kebangkitan konsolidasi internal.

Menatap masa depan, ia bertekad mengembalikan marwah sekretariat partai agar lebih dekat dan bermanfaat nyata bagi masyarakat luas.

​”Rindu dengan konsolidasi seperti ini, sudah hampir lima tahun. Semua anggota fraksi begitu semangat. Ke depan, kantor DPD Golkar Maros harus difungsikan menjadi Pusat Pelayanan Publik dan Pusat Informasi Publik bagi masyarakat,” pungkas Patarai.

BACA JUGA:  Dapat Sinyal dari DPP, IAS Undang Pemilik Suara Musda Golkar di Kediamannya

Sulawesi Pos.com — Barisan beringin rindang di Butta Salewangang kembali merapatkan saf. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Maros kini bersiap tancap gas di bawah kepemimpinan wajah lama setelah Andi Patarai Amir dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Golkar Maros.

Penetapan mantan Ketua DPRD Maros yang kini duduk sebagai Ketua Dewan Pertimbangan partai tersebut saat ini tinggal menunggu proses administrasi di tingkat DPP dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar.

​Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menegaskan langkah penyelamatan roda organisasi ini dilakukan setelah melalui koordinasi matang bersama pengurus pusat.

Di hadapan sekitar 250 kader yang memadati Kantor DPD Golkar Maros pada Selasa, 25 Agustus 2026, IAS menyampaikan bahwa restu DPP telah dikantongi demi kelangsungan mesin partai di daerah.

​”Kami belum bisa melahirkan kebijakan organisasi karena belum dilantik. Makanya setelah berkonsultasi dengan DPP, Sekjen memberi restu kami mengumumkan informasi ini, sementara SK-nya akan dibuat oleh DPP,” tegas mantan Wali Kota Makassar dua periode tersebut saat memberikan arahan.

BACA JUGA:  Tancap Gas 8 Hari, IAS Sukses Sisir 18 Daerah di Sulsel

​Penunjukan Patarai Amir ini sekaligus mengisi kekosongan nakhoda pascamundurnya Andi Suhartina Bohari dari tampuk pimpinan Golkar Maros beberapa waktu lalu.

Dalam sambutan penerimaannya, Patarai mengisyaratkan bahwa mandat yang ia emban telah melalui restu dan kesepakatan bulat bersama seluruh anggota fraksi serta jajaran pengurus harian.

​”Ketika rapat persiapan konsolidasi bersama fraksi Golkar, saya sempat bertanya kepada Nafa, puteri dari Suhartina Bohari, bagaimana respons Ibu Tina. Nafa jawab bahwa arahan ibu adalah lanjutkan. Nah, kesepakatan pengurus serta seluruh anggota fraksi memang meminta saya untuk mewakili,” beber Patarai Amir.

​Pertemuan konsolidasi ini juga kian mempertegas kedekatan emosional serta historis Wakil Bupati Maros, Mu’taziem Mansyur, dengan partai berlambang pohon beringin.

Hadir mewakili Bupati Maros selaku pembina politik daerah, Mu’taziem tampak semringah saat IAS menyematkan langsung rompi kuning ke tubuhnya. Kedekatan itu diakui wajar mengingat dirinya telah lebih dari 15 tahun berproses sebagai kader Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) dengan jabatan terakhir sebagai Bendahara AMPI Maros.

BACA JUGA:  IAS Klaim Sudah Kunci 22 Dukungan DPD II untuk Maju di Musda Golkar Sulsel

​”Terima kasih banyak kepada Golkar yang telah mengusung kami di Pilkada Maros,” ujar Mu’taziem di sela-sela agenda temu kader tersebut.

​Suasana konsolidasi bertambah hangat dengan kembalinya sejumlah tokoh senior beringin Maros, seperti Puang Esa dan Puang Emma, yang terpanggil kembali berjuang lintas generasi usai lama vakum dari hiruk-pikuk kepartaian.

Kehadiran para pimpinan kecamatan (picam)—dengan sembilan picam hadir langsung dan tiga izin—menjadi bukti denyut nadi partai mulai bergerak kencang kembali, kendati Wakil Ketua DPRD Maros H. Abdul Rasyid harus berhalangan hadir akibat kondisi kesehatan.

​Patarai Amir tak menampik rasa harunya melihat antusiasme kader yang tumpah ruah setelah sekian lama menanti kebangkitan konsolidasi internal.

Menatap masa depan, ia bertekad mengembalikan marwah sekretariat partai agar lebih dekat dan bermanfaat nyata bagi masyarakat luas.

​”Rindu dengan konsolidasi seperti ini, sudah hampir lima tahun. Semua anggota fraksi begitu semangat. Ke depan, kantor DPD Golkar Maros harus difungsikan menjadi Pusat Pelayanan Publik dan Pusat Informasi Publik bagi masyarakat,” pungkas Patarai.

BACA JUGA:  Migrasi Dukungan ke IAS Menguat, 15 DPD II Golkar Sulsel Berbalik Arah Usai Diskresi DPP

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru