Ia juga mengkritisi penggunaan tenda darurat yang dinilai sudah tidak representatif karena suhu udara yang terlalu panas saat siang hari.
“Hak-hak guru harus segera terpenuhi. Kondisi tenda darurat juga sudah terlalu panas, ini tidak kondusif bagi anak-anak. Hari demi hari perkembangan di lapangan harus dipantau terus karena banyaknya siswa yang terdampak,” imbuhnya.
DPR meminta Mendikdasmen untuk menerapkan kebijakan pembelajaran yang tidak hanya fleksibel, tetapi juga adaptif terhadap kondisi darurat.
Hal ini penting agar anak-anak di Aceh Utara tidak kehilangan hak pendidikan mereka terlalu lama akibat situasi pascabencana yang belum pulih sepenuhnya.

