Swiss Akhiri Penantian 72 Tahun, Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Kolombia

SulawesiPos.com – Timnas Swiss mengakhiri penantian selama 72 tahun untuk kembali tampil di perempat final Piala Dunia setelah menyingkirkan Kolombia lewat drama adu penalti pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di BC Place, Vancouver, Kanada, Rabu, 8 Juli 2026.

Laga berlangsung sengit sejak menit pertama. Kedua tim gagal mencetak gol sepanjang waktu normal hingga babak tambahan, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Penjaga gawang Swiss, Gregor Kobel, tampil sebagai pahlawan kemenangan.

Selain melakukan sejumlah penyelamatan penting selama pertandingan, Kobel juga tampil gemilang dalam adu penalti sehingga mengantarkan Swiss mengamankan tiket ke delapan besar.

Atas performanya tersebut, ia dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan (Player of the Match).

Keberhasilan ini menjadi momen bersejarah bagi Swiss.

Terakhir kali mereka menembus babak perempat final Piala Dunia terjadi pada edisi 1954 saat menjadi tuan rumah.

Artinya, Swiss harus menunggu selama 72 tahun untuk kembali mencapai fase tersebut.

BACA JUGA:  Lionel Messi Akui Menangis Usai Cetak Gol, Ternyata Bukan Karena Sepak Bola

Kobel Bersinar, Xhaka Tak Kuasa Menahan Haru

Usai peluit panjang berbunyi, para pemain Swiss larut dalam selebrasi emosional.

Kapten Granit Xhaka tampak tak mampu menyembunyikan rasa harunya setelah membawa negaranya kembali mencatat sejarah di panggung sepak bola dunia.

Kemenangan atas Kolombia juga membuat Swiss menjadi tim Eropa keenam yang memastikan tempat di perempat final Piala Dunia 2026.

Selanjutnya, Swiss akan menghadapi Argentina di babak perempat final dalam duel yang diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik pada fase gugur.

SulawesiPos.com – Timnas Swiss mengakhiri penantian selama 72 tahun untuk kembali tampil di perempat final Piala Dunia setelah menyingkirkan Kolombia lewat drama adu penalti pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di BC Place, Vancouver, Kanada, Rabu, 8 Juli 2026.

Laga berlangsung sengit sejak menit pertama. Kedua tim gagal mencetak gol sepanjang waktu normal hingga babak tambahan, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Penjaga gawang Swiss, Gregor Kobel, tampil sebagai pahlawan kemenangan.

Selain melakukan sejumlah penyelamatan penting selama pertandingan, Kobel juga tampil gemilang dalam adu penalti sehingga mengantarkan Swiss mengamankan tiket ke delapan besar.

Atas performanya tersebut, ia dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan (Player of the Match).

Keberhasilan ini menjadi momen bersejarah bagi Swiss.

Terakhir kali mereka menembus babak perempat final Piala Dunia terjadi pada edisi 1954 saat menjadi tuan rumah.

Artinya, Swiss harus menunggu selama 72 tahun untuk kembali mencapai fase tersebut.

BACA JUGA:  Harry Kane Jadi Pembeda! Inggris Tumbangkan Selandia Baru 1-0 Jelang Piala Dunia 2026

Kobel Bersinar, Xhaka Tak Kuasa Menahan Haru

Usai peluit panjang berbunyi, para pemain Swiss larut dalam selebrasi emosional.

Kapten Granit Xhaka tampak tak mampu menyembunyikan rasa harunya setelah membawa negaranya kembali mencatat sejarah di panggung sepak bola dunia.

Kemenangan atas Kolombia juga membuat Swiss menjadi tim Eropa keenam yang memastikan tempat di perempat final Piala Dunia 2026.

Selanjutnya, Swiss akan menghadapi Argentina di babak perempat final dalam duel yang diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik pada fase gugur.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru